Selasa, 04 Desember 2012

MENGETAHUI HUKUM ROH

CELAH ROH



Tubuh Rohani dan fisik kita memiliki banyak "pagar perlindungan" (Ayub 1:10). Pagar itu adalah perlindungan Tuhan bagi kita supaya iblis tidak bisa masuk dan menyerang. Ketika Tuhan membuka pagar perlindungan kekayaan Ayub (Ayub 1:12) maka dalam sehari semua harta kekayaan Ayub dan ketujuh anaknya lenyap binasa (Ayub 1:13-19). Ketika Tuhan membuka pagar pelindungan kesehatan Ayub (Ayub 2:6) maka Ayub ditimpa penyakit barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya (Ayub 2:7).

Ketika anak Tuhan berbuat dosa dan melanggar Firman Tuhan, maka pada tubuh Rohnya ada "pintu Roh" yang terbuka di dalam dirinya, sehingga setan bisa masuk dan menyerang sesuai dengan dosa yang dilakukan. Setan bisa masuk dan menyerang karena secara otomatis "pagar perlindungan Tuhan" terlepas dan terbuka.

Contohnya: Petrus dengan kesombonganya berkata, "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak." (Matius 26:33) Pada saat itu, ada celah (pintu roh) yang terbuka di dalam diri Petrus sehingga setan bisa masuk dan menyerang. Ketika tiba waktunya, setan mulai menyerang melalui pertanyaan hamba perempuan imam besar maka Petrus jatuh dalam dosa karena "menyangkali Kristus" (Matius 26:69-74). Akan tetapi ketika Petrus menyesali dosanya dan bertobat (Matius 26:75)  maka celah ini tertutup. Celah Roh ini erat kaitannya dengan "Hukum Roh".
 
HUKUM ROH



Hukum Roh adalah "HUKUM FIRMAN TUHAN". Firman Tuhan adalah Hukum Roh, sama seperti semua peraturan dunia. Semua makhluk roh tunduk dan taat kepada hukum ini baik setan maupun malaikat. Hukum Firman Tuhan ini berkata, orang yang melakukan Firman Tuhan akan mendapat berkat, dan orang yang tidak melakukan Firman Tuhan akan mendapat kutuk (Ulangan 11:26-28). Peraturan ini berlaku bagi semua umat manusia tanpa kecuali. Tidak ada satu pun manusia dan makhluk yang bisa berdiri di luar hukum Roh/Hukum Firman Tuhan ini.

Lihatlah, aku memperhadapkan kepadamu pada hari ini berkat dan kutuk: berkat, apabila kamu mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan kepadamu pada hari ini; dan kutuk, jika kamu tidak mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, dan menyimpang dari jalan yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain yang tidak kamu kenal. (Ulangan 11:26-28)

Jika di dunia kita bisa menerobos lampu merah tanpa ditangkap karena tidak ada Polisi, bisa korupsi dengan bebas karena tidak ketahuan KPK, bisa selingkuh dan berzinah karena tidak ketahuan istri/suami, dan semua dosa bisa dilakukan bebas karena tidak ada yang menangkap dan menghukum -- tetapi di dalam Roh semua berlaku secara OTOMATIS! Setan dan malaikat Tuhan bisa melihat dengan jelas tubuh roh manusia, seperti halnya Tuhan melihat manusia bukan dari perawakannya tetapi dari hatinya/rohnya (1 Samuel 16:7).

"Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." (1 Samuel 16:7).

OTOMATIS DI BAWAH BERKAT ATAU KUTUK

Hukum Firman Tuhan berlaku secara otomatis bagi setiap orang di dunia :

- Orang yang melakukan Firman Tuhan otomatis berada di bawah berkat dan perlindungan Tuhan

- Orang yang menolak Firman Tuhan otomatis berada di bawah kutuk, dan setan punya hal legal untuk masuk, membuat berbagai penderitaan dan malapetaka.

Contoh:

1. Firman : "Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu." (1 Korintus 3:17)

- Berkat : Orang memelihara tubuhnya dan kesehatannya dengan baik dan wajar, Tuhan akan memberkati dan menjagai kesehatannya.
- Kutuk : Orang yang mencemarkan tubuhnya dengan mabuk minuman beralkohol, merokok, narkoba, dll. pada saat itu dia otomatis berada di bawah kutuk. Setan punya hak legal untuk masuk dan membuat kehancuran bahkan kematian. Di dalam pelayanan Roh, ada roh kematian dalam bentuk ular menggigit dan memasukkan bisa menyebabkan kesakitan dan kematian.
 


2. Firman : "Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang." (Ibrani 12:15)

- Berkat : Orang yang hidup melekat pada kasih karunia Allah, akan merasakan kasih penyertaan dan berkat Allah di dalam hidupnya.
- Kutuk : Orang yang menjauh dari kasih karunia Allah, mudah benci, dendam dan kepahitan di dalam hatinya. Di dalam pelayanan Roh, orang yang memiliki kepahitan hatinya berwarna hitam legam, penuh cairan pahit yang menetes-netes ... akan mencemari orang-orang di sekitarnya yang tidak berjaga-jaga. Kepahitan ini akan menghancurkan diri sendiri dalam bentuk keganasan sel (kanker).



3. Firman : "Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam." (Maleakhi 3:10,11)

- Berkat : Orang yang setia memberikan persembahan persepuluhan mendapat berkat Tuhan membuka tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat sampai berkelimpahan. Tuhan juga mengusir belalang pelahap sehingga tidak bisa menghabisi hasil tanah dan pohon anggir di padang.
- Kutuk : Orang Kristen yang tidak memberikan persembahan persepuluhan maka Tuhan akan menutup tingkap-tingkap langit, dan belalang pelahap hinggap untuk menghabisi rejeki yang diterima. Di dalam pelayanan Roh terlihat ada roh belalang pelahap berwarna hijau atau coklat menggerogoti berkat dan tubuh. Banyak orang yang dilayani Pelepasan dan Pemulihan, berkata bahwa di gerejanya tidak diajarkan mengenai persembahan persepuluhan ini. Tetapi sekalipun mereka semua tidak tahu, belalang pelahap secara otomatis LANGSUNG melompat masuk ke dalam hidupnya dan menggerogoti setiap berkat yang diterima.



4. Dll.

MENDERITA KARENA TIDAK TAHU

Sama seperti peraturan dan hukum dunia, ketika sudah diundangkan maka itu mengikat semua orang baik yang tahu atau tidak. Misalnya orang di kampung biasa naik motor atau bonceng motor tanpa helm. Ketika di Jakarta dia boncengan tanpa helm, ditilang Polisi. Dia tidak bisa berdalih, "Saya tidak tahu peraturan di sini ..." Atau, orang biasa meludah sembarangan di Indonesia. Ketika di luar negri dia meludah sembarangan, ditangkap polisi dan didenda. Dia tidak bisa berdalih, "Saya tidak tahu peraturan di negara ini ..."



Begitu juga, hukum Roh sudah diundangkan sejak alam semesta diciptakan dan hukum itu sekarang ini tertulis rapi di dalam Alkitab. Ketika mengalami penderitaan hidup dan berhadapan dengan dunia Roh kita tidak bisa beralasan, "Saya tidak tahu Firman yang ini ..." atau "Di gereja saya tidak pernah diajarkan hal ini ..." Setan PALING SENANG jika orang Kristen tidak memahami Alkitab, sehingga dengan segala ketidaktahuannya dan karena hanya mengandalkan akal pikiran saja, tubuh orang Kristen terbuka lebar bagi setan untuk leluasa masuk dan mendatangkan berbagai malapetaka dan penderitaan hidup karena tidak melakukan Firman Tuhan -- karena tidak tahu ...

Saya selalu mengatakan kepada anak-anak Tuhan yang dilayani Pelepasan dan Pemulihan, bahwa mereka BEBAS memilih mau melakukan Firman Tuhan atau mau menolak. Silahkan dipilih dengan sebebas-bebasnya. Tetapi juga harus menyadari konsekuensi di dalam Roh yang akan menimpa mereka secara otomatis, yaitu berkat bagi mereka yang melakukan Firman dan kutuk bagi yang menolak.

MENUTUP CELAH

Satu-satunya cara supaya tubuh kita tidak terbuka, masuk di bawah kutuk karena tidak melakukan kebenaran Firman Tuhan, adalah dengan cara membaca sendiri satu-persatu Firman Tuhan dari Kejadian pasal 1 sampai Wahyu pasal 22. Tapi kenyataannya apa yang terjadi, jika membaca keseluruhan Alkitab ini ditawarkan kepada orang-orang Kristen? Umumnya mereka akan menolak dan keberatan, dengan mengemukakan berbagai alasan mulai dari mengantuk, tidak paham, tidak ada waktu bahkan sangat membosankan.

Dan memang itulah yang sekarang ini terjadi, mengapa banyak orang Kristen mengalami berbagai-bagai penderitaan hidup dan ditimpa malapetaka, karena mereka hanya berpikir  "cukup percaya Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat". Mereka tidak tahu, atau bahkan bisa juga karena tidak ada yang memberitahu, bahwa di alam semesta ini ada HUKUM ROH yang didasarkan pada setiap kebenaran Firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Setiap orang yang melakukan Firman Tuhan otomatis akan berada di bawah berkat, dan setiap orang yang tidak melakukan Firman Tuhan otomatis akan berada di bawah kutuk!

Saya dan keluarga berlomba untuk membaca Alkitab setiap hari dan berusaha melakukan setiap kebenaran Firman Tuhan, bukan untuk dilihat orang lain atau melaksanakan aturan gereja. Tetapi semua dilakukan UNTUK MELINDUNGI dan MEMBUKA BERKAT bagi diri sendiri dan keluarga. Membaca dan melakukan Firman Tuhan adalah urusan saya pribadi dan Tuhan. Saya ingin selama hidup dunia disertai, dilindungi dan diberkati oleh Tuhan sesusai dengan setiap janji Firman Tuhan. Dan sesuai dengan janji FirmanNya, saya juga ingin mendapat upah di surga dengan setia dan tekun melayani Tuhan serta menabung di surga ...



Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu. (Matius 5:11,12)

Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (Matius 6:20)

Saya doakan, semua anak Tuhan memahami Hukum Roh ini, dan memilih hidup di bawah berkat dengan membaca Alkitab secara pribadi dan melakukan setiap kebenaran Firman Tuhan dengan setia. Ternyata Tuhan Yesus juga mendorong semua murid-Nya untuk menjadi pelaku Firman, bahkan memberikan peringatan keras bagi mereka yang hanya berteori soal Firman tapi tidak mau melakukannya.

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. (Matius 7:21)

Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.

Maranatha!
(Indriatmo)

Dikutip dari sini.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar