Jumat, 29 Desember 2017

TUHAN SUKA MERAHASIAKAN


Amsal 25:2 Kemuliaan Allah ialah merahasiakan sesuatu, tetapi kemuliaan raja-raja ialah menyelidiki sesuatu.

Allah telah memutuskan untuk tidak mengungkapkan segala sesuatu dengan jelas (bandingkan Rom 11:33). Ia telah merahasiakan banyak hal bagi orang yang membaca Alkitab dengan sepintas lalu. Hal-hal itu hanya dapat ditemukan orang yang rajin membaca Alkitab. Para pemimpin umat Allah seharusnya dengan tekun menggali kedalaman penyataan Allah di dalam Firman-Nya (lihat 1Kor 2:6-16). 

Karena itu bila saudara mempelajari Alkitab pakailah semua fasilitas yang telah disediakan Tuhan di jaman akhir ini, ada banyak versi buku Alkitab dan tafsir, ada banyak sofware Alkitab, banyak versi terjemahan Alkitab dan tafsir di komputer maupun smartphone android. Ada pula mesin pencari google untuk mencari web yg membahas alkitab dan para ahli yg menerangkannya.

Andalkanlah selalu Penolong yang telah dikirim Tuhan dalam nama Yesus kepada saudara, yang telah tinggal dalam tubuh saudara ketika saudara percaya kepada Tuhan Yesus, yaitu Roh Kudus, untuk menerangkan Alkitab dan tafsirnya dari manapun sumber yg anda baca atau dengar. Dengan demikian saudara tidak akan tersesat dalam penafsiran Alkitab karena Tuhan sendiri yang membimbing saudara.

Selamat menyelidiki Alkitab, Tuhan Yesus memberkati saudara semua.

Rabu, 13 Desember 2017

PENGALAMAN NATAL PERTAMA


Pengalaman natal saat ini sangat berbeda dengan natal yg asli dulu, dulu tidak ada sinterklas, lagu jingle bell, pohon natal, salju, pesta natal, shopping natal.

Kisah natal dimulai dari:
Lukas 1 : 26-28
Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
27  kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
28  Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."

Gabriel diutus kepada Maria, Natal adalah rencana Tuhan seperti yg telah dijanjikan oleh Tuhan melalui para nabi.

APLIKASI
Apakah kita sudah bertanya kepada Tuhan, rencana apa yg Tuhan inginkan untuk natal ini ? Nanti kalau rapat natal supaya berdoa dulu tanya Tuhan.

Lukas 1:30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."

Mengapa Yesus harus lahir melalui wanita ?, apakah Tuhan tidak sanggup menciptakan manusia Yesus seperti pada waktu mencipta Adam dulu ?
Tuhan melihat sejarah masuknya dosa, melalui wanita dosa masuk dan merusak rencana Tuhan, maka melalui wanita juga Tuhan akan menghapus dosa dan mengembalikan manusia ke rencana semula. Hal ini menggenapi janji Tuhan di
Kej 3:15
Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."

Maria sebagai pelaku rencana Tuhan menghadapi resiko: ditinggalkan Yusuf, ketakutan dan kebingungan, dicap oleh masyarakat.

APLIKASI
Sebagai pelaku firman dan murid Yesus pasti ada resiko, baiklah kita meniru sikap Maria dengan berkata "aku ini hamba Tuhan, terjadilah menurut kehendakMu"

Lukas 1:41
Dan ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya dan Elisabetpun penuh dengan Roh Kudus,

Ketika Maria mengunjungi Elizabet yg sedang mengandung bayi bernama Yohanes pembabtis, terjadilah keajaiban.

APLIKASI
Petunjuk dan tanda dari Tuhan selalu menyertai kita, supaya kita tidak salah jalan. Buka mata hati kita untuk tanda dan petunjuk ini, jangan berpikir itu kebetulan saja, tidak ada kebetulan bagi orang percaya.

Luk 2:4
Demikian juga Yusuf pergi dari kota Nazaret di Galilea ke Yudea, ke kota Daud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga dan keturunan Daud

Sensus jaman dulu mengharuskan orang untuk pulang kampung/mudik, sebab jaman dulu belum bisa online. Yusuf harus pergi dari Nazaret ke Betlehem untuk ikut sensus. Tentu saja saat itu saat sibuk, lelah, banyak orang mudik ke Betlehem sampai semua penginapan penuh, ada yg reuni, tapi ada orang yang tidak punya sanak saudara di Betlehem walau berasal dari sana dulu termasuk Yusuf. Saat seperti ini adalah saat yg tidak tepat untuk melahirkan, tetapi justru Yesus mau lahir saat ini (ayat 6).

APLIKASI
Ingat hal ini juga berlaku untuk kedatangan Yesus yg ke 2, pada saat yg tidak diharapkan dan diduga seperti saat kedatanganNya yg pertama.

Matius 24:44  Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga.

APLIKASI
Jangan saudara hanyut oleh kesibukan atau apapun juga, carilah dan datanglah kepada Tuhan setiap hari, sediakan waktu, supaya saudara sanggup untuk siap sedia waktu Tuhan datang menjemput kita.

Luk 2:7
dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

Yesus lahir di kandang, goa atau tenda ? Karena tidak tertulis di alkitab mungkin saja Yesus lahir di 3 tempat itu, yg jelas tidak di penginapan.

Yang menciptakan langit dan bumi memilih lahir dalam kesederhanaan bahkan boleh dikatakan dalam kemiskinan dan kekurangan, mengapa ?

APLIKASI
Janganlah kita cinta dunia ini dengan kekayaan dan kemewahannya, pilih sederhana saja, supaya tidak hanyut dalam keduniawian, bila diberkati kekayaan tetap dipakai sesuai petunjuk Tuhan, tidak untuk memuaskan hawa nafsu.

Lukas 2:8-14
Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.
9  Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.
10  Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:
11  Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.
12  Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."
13  Dan tiba-tiba tampaklah bersama-sama dengan malaikat itu sejumlah besar bala tentara sorga yang memuji Allah, katanya:
14  "Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi dan damai sejahtera di bumi di antara manusia yang berkenan kepada-Nya."

Secara duniawi Yesus memilih lahir sederhana, tapi tidak sederhana secara rohani, ada sukacita besar di sorga, paduan pujian malaikat sorgawi, ada berita yg sangat berharga bagi manusia, yaitu manusia bisa memilih untuk mati kekal atau hidup kekal.

APLIKASI
Apakah saudara punya pengalaman rohani bersama Tuhan ?
Apakah saudara sudah merasakan nilai dari keselamatan yg diberikan Yesus ? Banyak orang menukarkan keselamatan dari Yesus dengan hal duniawi yg sementara ini, yang akan disesali nantinya pada waktu penghakiman terakhir, suatu penyesalan yg terlambat dan tidak berguna.

Lukas 2:25 
Adalah di Yerusalem seorang bernama Simeon. Ia seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya,
26  dan kepadanya telah dinyatakan oleh Roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan.
27  Ia datang ke Bait Allah oleh Roh Kudus. Ketika Yesus, Anak itu, dibawa masuk oleh orang tua-Nya untuk melakukan kepada-Nya apa yang ditentukan hukum Taurat,
28  ia menyambut Anak itu dan menatang-Nya sambil memuji Allah, katanya:

Simeon seorang biasa yg menantikan Tuhan dan disertai Roh Kudus memberikan nubuatan tentang Yesus dan Maria di Bait Allah.

APLIKASI
Apakah saudara sedang menantikan Tuhan tiap hari ?

Luk 2:36 
Lagipula di situ ada Hana, seorang nabi perempuan, anak Fanuel dari suku Asyer. Ia sudah sangat lanjut umurnya. Sesudah kawin ia hidup tujuh tahun lamanya bersama suaminya,
37  dan sekarang ia janda dan berumur delapan puluh empat tahun. Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.
38  Dan pada ketika itu juga datanglah ia ke situ dan mengucap syukur kepada Allah dan berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang menantikan kelepasan untuk Yerusalem.

Hana seorang nabi perempuan juga datang kepada Yesus saat itu, dan memberitakan tentang Yesus juruselamat.

APLIKASI
Apakah saudara pernah memberitakan tentang keselamatan besar ini ?

Matius 2:1
Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
2 dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu? Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."

Kira kira 2 tahun kemudian datanglah orang orang majus ke Yerusalem, karena mereka telah kehilangan bintangNya yg telah menuntun mereka dari negeri asal mereka, maka dengan akal mereka datang ke Yerusalem yang merupakan ibukota dari negara Yudea saat itu. Mereka rela mengorbankan biaya, waktu, menghadapi kesulitan di perjalanan untuk datang menyembah Yesus Raja Penyelamat dunia.

APLIKASI
Apakah kita sudah mau berkorban untuk datang menyembah Yesus dan melewati jalan sempit yg banyak penderitaan, dan tetap beriman pada saat melewati lembah kelam kehidupan yg seolah tidak ada tuntunan dan pertolongan dari Tuhan pada saat itu ?

Pada saat seperti itu kita harus tetap berpegang pada iman sesuai apa yang tertulis di alkitab dan harus bertindak hati-hati dengan memakai hikmat dan akal sehat.

Matius 2:7
Lalu dengan diam-diam Herodes memanggil orang-orang majus itu dan dengan teliti bertanya kepada mereka, bilamana bintang itu nampak.
8 Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
9 Setelah mendengar kata-kata raja itu, berangkatlah mereka. Dan lihatlah, bintang yang mereka lihat di Timur itu mendahului mereka hingga tiba dan berhenti di atas tempat, di mana Anak itu berada.
10 Ketika mereka melihat bintang itu, sangat bersukacitalah mereka.

Orang orang Majus itu mendapat petunjuk yang bersumber dari kitab suci untuk pergi ke Betlehem, tempat yang telah dijanjikan oleh Tuhan menjadi tempat kelahiran Juruselamat manusia.

APLIKASI
Ternyata petunjuk langsung dari Tuhan berupa bintang di timur masih harus diuji lagi dengan apa yang telah tertulis di kitab suci, inilah perlunya kita mempelajari alkitab setiap hari supaya kita dapat menguji segala sesuatu yang kita alami dan tetap berjalan di jalan keselamatan tanpa kita menyimpang dari padanya.

Ketika orang orang majus berangkat ke Betlehem mereka melihat lagi bintang di timur itu menuntun mereka yang membuat mereka sangat bersukacita.

APLIKASI
Ketika kita mengambil jalan yg sesuai dengan alkitab dan tanda dari Tuhan ternyata ada konfirmasi lagi dari Tuhan yang akan menjadi petunjuk jalan itu benar atau salah, karena itu perhatikanlah tanda konfirmasi ini, jalan yg benar akan membuat kita bersuka cita dan penuh damai sejahtera.

Matius 2:11
Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Mereka pun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.
12 Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Injil menuliskan bahwa setelah kelahiran Yesus di Betlehem, ikut sensus dari kaisar dan melakukan penyerahan anak kepada Tuhan di Bait Suci Yerusalem, keluarga Yesus ini pulang kembali ke Nazaret kota asal mereka.

Lukas 2:39 Dan setelah selesai semua yang harus dilakukan menurut hukum Tuhan, kembalilah mereka ke kota kediamannya, yaitu kota Nazaret di Galilea.

Tetapi ketika orang orang majus datang ke Betlehem kira kira 2 tahun kemudian, Yesus yg masih anak anak ada di kota itu, alkitab tidak mencatat mengapa Yesus ada di situ, tapi inilah yg tercatat di alkitab:

+ Kelahiran Yesus Juruselamat telah diberitakan oleh Tuhan melalui malaikat kepada orang orang kecil (Yusuf dan Maria, para gembala), para nabi (Simeon dan Hana), para pejabat (Herodes dan kelompoknya termasuk para imam, ahli taurat dan farisi) yang semuanya adalah bangsa Israel.

+ Selain kepada bangsa pilihan itu Tuhan juga memberitakan akan kedatangan Juruselamat kepada bangsa lain yang diwakili oleh orang orang majus.

APLIKASI
Kedatangan Juruselamat bukan hanya untuk bangsa pilihan saja, Yesus pada pesan terakhir sebelum terangkat ke surga sudah memerintahkan bahwa keselamatan itu untuk segala bangsa, maka ambillah kesempatan emas ini, jangan menunda lagi.

Syarat untuk ikut diselamatkan adalah mempersembahkan hidup, sebab dosa kita sudah dihapus dan hidup kita sudah dibeli oleh Yesus dengan DarahNya yg berkuasa dan mahal, hidup kita bukan milik kita lagi, hidup kita adalah milik Yesus, kita adalah hamba Yesus, tapi oleh karena kemurahan Tuhan maka setiap orang yg percaya kepada Yesus telah diangkatnya menjadi anak Allah.

Setelah menyembah Yesus harus dibuktikan dengan perbuatan kita, yaitu ada perubahan jalan hidup, perbuatan kita pada saat sebelum menyembah Yesus harus berbeda dengan perbuatan kita sesudah menyembah Yesus. Kita harus mengerjakan keselamatan kita yang artinya kita harus melakukan segala kewajiban kita sebagai murid Yesus.

Matius 2:13
Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."

Herodes hendak menipu orang orang majus, tetapi Tuhan tahu apa maksud jahatnya sehingga Tuhan bertindak melakukan pengaturan sejarah.

Bagi Herodes dari pada tahtanya direbut nanti lebih baik dia membunuh Raja Penyelamat, padahal Raja Penyelamat datang saat itu bukan untuk menjadi raja dunia, Herodes salah sangka padahal dia juga orang Yahudi tapi tidak tahu isi kitab suci dan juga tidak percaya.

APLIKASI
Apakah kita merasa sebagai raja atas hidup kita sendiri, sehingga kita tidak mau Yesus mengatur hidup kita, kalau perlu Yesus dibunuh saja supaya tidak merebut kedudukan kita sebagai raja ?

Dahulu kita merasa jadi raja, tapi sesungguhnya kita adalah hamba dosa, ya kita tidak dapat lepas dari cara hidup kita yg berdosa, tetapi setelah kita datang kepada Yesus, percaya dan ikut Dia, kita adalah hamba Yesus, Dialah raja kita, sebab Yesus telah menghapus dosa kita, membebaskan kita dari cara hidup yg berdosa dan memberikan hidup kekal kepada kita.

Sekian renungan natal yang sederhana ini, semoga menjadi berkat bagi para pembaca sekalian. Selamat mengalami natal, Tuhan Yesus telah menyelamatkanmu.

Minggu, 12 November 2017

ARTI MENGERJAKAN KESELAMATAN


Apakah ini artinya: "usaha meraih keselamatan dengan perbuatan baik kita" alias legalisme (agamawi) seperti dugaan orang-orang yang kurang jujur membaca surat-surat Paulus?

Bukan, bukan, bukan.

Mengerjakan keselamatan itu artinya begini:
"Saya sudah dilantik menjadi Lurah disini. Maka sejak hari ini, saya menjalani status itu, yaitu tugas dan fungsi saya sebagai Lurah."

= Kita sudah dilantik sebagai ORANG KUDUS / ORANG BENAR. Maka sejak hari ini, kita menjalani hidup kita sebagai orang kudus/orang benar.

Jadi hal pertama yang menjadi dasar (pondasi rohani) ialah membangun kesadaran iman yang semakin penuh bahwa kita adalah orang benar/orang kudus.

Tanpa membangun pondasi ini di hati jemaat, segala usaha kita untuk menggembalakan jemaat akan cenderung sia-sia dan tak berbuah (jemaat tidak berbuah, tetap suam-suam kuku).

***Untuk membangun pondasi kesadaran rohani ini tidak cukup satu kali khotbah, melainkan harus berulang-ulang, dan selanjutnya haruslah diungkit terus menerus.

Ketika kesadaran rohani kita sudah kuat bahwa kita adalah ORANG BENAR/ORANG KUDUS di hadapan Allah, Bapa kita, maka kita akan menjadi sadar, bahwa hal-hal yang cemar, yaitu perbuatan-perbuatan dosa, sudah TIDAK COCOK lagi bagi kita.

Jika kita dengan sadar masih menikmati hal-hal berdosa dan kecemaran, atau kembali ke dalamnya setelah pernah meninggalkannya, setelah kita suatu hari menerima Yesus, itulah yang disebut TIDAK MENGERJAKAN keselamatan. Injil menamai itu "anjing yang kembali menelan muntahannya".

Jika anda lurah, yang sudah sah dilantik oleh Bupati, hanya kedegilan hati yang akan membuat anda tidak suka menjalankan fungsi anda sebagai lurah yang penuh tanggung jawab.

Tetapi pertama-tama, anda tentu harus sering berdiri di depan cermin dan berkata: "Oh,,,saya ternyata pak lurah."

Sudahkah anda berdiri hari ini di depan cermin dan berkata: "Oh...saya ternyata orang benar dan kudus karena Yesus."

Kamis, 12 Oktober 2017

Pertobatan Costi, keponakan Benny Hinn dari “Injil Kemakmuran”


Bagaimana jika anda adalah bagian dari keluarga Benny Hinn, penginjil dan pengkotbah berskala Internasional yang dianggap memiliki urapan dan kuasa Roh Kudus yang besar? Dengan gaya hidup yang super mewah, keluarga Hinn melakukan pelayanan ke seantero dunia dan memberitakan Yesus yang membawa kesembuhan, kemakmuran dan kesejahteraan bagi mereka yang ikut dengan cara hidup yang dikotbahkan Benny Hinn. Artikel ini merupakan terjemahan bebas dari pengakuan Costi Hinn, keponakan Benny Hinn.

Hampir 15 tahun yang lalu, di pinggir pantai di luar Athena, Yunani, saya berdiri dan merasa yakin akan hubungan saya dengan Allah dan perjalanan pelayanan saya. Saya bepergian keliling dunia dengan jet pribadi Gulfstream melakukan pelayanan injil dan menikmati segala kemewahan yang bisa dibeli dengan uang. Setelah perjalanan yang nyaman dan makanan favorit saya (lasagna) yang dibuat oleh koki pribadi, kami mempersiapkan perjalanan pelayanan dengan beristirahat di The Grand Resort Lagonissi. Di villa milik pribadi yang memiliki view ke pantai, lengkap dengan kolam pribadi dan rumah berukuran 185 m persegi, Saya berjongkok di batu di atas batas air dan bersukacita akan kehidupan yang sedang saya jalani. Saya sedang melayani Yesus Kristus dan menghidupi hidup berkelimpahan yang sedang ia janjikan.

Yang tidak saya sadari adalah bahwa garis pantai ini merupakan bagian dari Laut Aegean, kawasan air yang sama yang dilewati rasul Paulus ketika sedang menyebarkan Injil Yesus Kristus. Hanya ada satu masalah: Kami tidak sedang mengabarkan injil yang sama dengan yang dikabarkan Paulus.

Gaya Hidup yang Mewah
Bertumbuh dalam kerajaan keluarga Hinn itu seperti masuk dalam sebuah komunitas campuran antara keluarga kerajaan dan keluarga Mafia. Gaya hidup kami mewah, kesetiaan kami dipaksakan, dan versi injil yang kami bagikan merupakan bisnis besar. Walaupun Yesus Kristus masih menjadi bagian dari Injil kami, Ia lebih menjadi jin ajaib dibandingkan Raja segala Raja. Jika kita menggosok dengan cara yang benar, dengan memberi uang dan memiliki cukup uang- maka hal itu akan membuka kunci warisan rohanimu. Tujuan Allah bukanlah kemuliaan-Nya namun apa yang bisa kita dapatkan. Anugerah-Nya tidak untuk membebaskan kita dari dosa, tapi untuk membuat kita kaya. Kehidupan berkelimpahan yang ditawarkan tidaklah bersifat kekal, namun harus didapatkan sekarang. Kami hidup dalam injil kemakmuran.

Kami menyembuhkan orang sakit, melakukan mujizat, bergaul dengan para selebritis, dan menjadi sangat kaya. Allah pasti di pihak kami!

Ayah saya menggembalakan sebuah gereja kecil di Vancouver, British Columbia. Selama tahun-tahun remaja saya, ia akan bepergian hampir 2 kali sebulan dengan paman saya, Benny Hinn. Teologi kemakmuran membayar dengan sangat baik sekali. Kami hidup dalam istana berukuran hampir 1000 m persegi yang dijaga dengan pagar pribadi, memiliki 2 kendaraan Mercedes Benz, berlibur di tujuan wisata eksotis dan berbelanja di toko-toko yang paling mahal. Kami juga membeli sebuah rumah dengan view samudera di Dana Point, California, yang juga memiliki sebuah mobil Mercy. Kami sangat diberkati dengan berlimpah.

Dalam tahun-tahun itu, kami menghadapi tak terhitung banyaknya kritikan, baik dari dalam maupun luar gereja. Dateline NBC, The Fifth Estate (program berita Kanada) dan siaran lainnya melakukan pelaporan investigatif. Pemimpin pelayanan yang terkenal bicara di media untuk memperingatkan orang-orang tentang pengajaran kami, dan pendeta-pendeta lokal mengajarkan jemaat untuk menghindari mimbar yang diisi oleh seorang “Hinn”. Pada saat itu, saya percaya bahwa kami sedang dianiaya seperti yesus dan Paulus dianiaya, dan bahwa para pengkritik kami hanya iri dengan berkat kami.

Di dalam keluarga, kami tidak menoleransi kritik. Satu hari saya bertanya pada ayah saya, apakah kami bisa pergi dan menyembuhkan teman sekolah saya yang telah kehilangan rambut karena kanker. Dia menjawab bahwa kita cukup berdoa di rumah saja daripada datang dan menyembuhkan teman itu. Saya berpikir: bukan seharusnya kami melakukan apa yang dikerjakan para rasul kalau kami memang memiliki karunia yang sama? Pada saat itu, saya tidak mempertanyakan kemampuan kami untuk menyembuhkan, namun keraguan mulai muncul tentang motivasi kami. Kami hanya melakukan kesembuhan dalam KKR, ketika music digunakan untuk membangun atmosfir, uang dipersembahkan, dan orang mendatangi kami dengan jumlah iman yang cukup.

Keraguan lain mulai muncul. Bagaimana dengan usaha kesembuhan yang gagal? Kami belajar bahwa hal tersebut adalah kesalahan orang yang sakit karena meragukan Allah. Dan mengapa kami bicara dalam bahasa Roh tanpa ada penafsiran? “Jangan padamkan Roh”, begitu jawabannya. “Roh bisa melakukan apapun yang Ia mau”. Mengapa banyak nubuatan kami bertentangan dengan Alkitab? “Jangan masukkan Allah dalam kotak”. Walaupun ada pertanyaan-pertanyaan semacam itu, saya mempercayai keluarga karena kami begitu berhasil. Puluhan ribu orang mengikuti kami, jutaan datang ke stadion setiap tahun untuk mendengar paman saya. Kami menyembuhkan orang sakit, melakukan mujizat, bergaul dengan para selebritis, dan menjadi sangat kaya. Allah pasti di pihak kami!

Sebelum masuk kuliah, saya cuti dahulu selama setahun, dan bergabung dengan pelayanan Benny Hinn sebagai “penangkap” (catcher) yaitu yang memegangi orang-orang yang slain in the spirit (dipenuhi Roh Kudus sampai jatuh atau terpental) dan juga menjadi asisten pribadi. Hal semacam ini adalah ritual menjadi dewasa dalam keluarga kami, karena hampir semua keponakan akan bekerja bagi Benny Hinn pada satu waktu tertentu. Hal ini adalah sebuah bentuk kesetiaan dan ucapan syukur. Dan tahun itu adalah sebuah tur angin puyuh dalam hal kemewahan: kamar hotel Royal Suite di Dubai seharga $25.000 semalam (sekitar hampir 350 juta rupiah), tur di pegunungan Alpine Swiss, villa di Danau Como di Italia, berjemur di pantai emas Australia, kegilaan belanja di Harrods di London, dan perjalanan berulangkali ke Israel, Hawaii dan kemanapun. Bayarannya sangat besar, kami naik pesawat Jet pribadi dan saya bisa membuat jas pribadi saya sendiri. Yang harus saya lakukan hanyalah menangkap orang yang jatuh dan terlihat rohani.

Ayat yang merubah hidup
Setelah tamat kuliah dan pulang ke rumah, saya bertemu dengan calon istri saya, Christyne. Saya tidak punya pikiran bahwa Allah akan menggunakan dia untuk membawa keselamatan saya. Sebenarnya keluarga dan saya menjadi was-was karena ia tidak berbahasa Roh. Maka kami ingin bereskan masalah tersebut dengan membawanya ke KKR Benny Hinn, namun tidak terjadi apa-apa. Kemudian Christyne ikut dalam ibadah gereja kami di Vancouver, namun juga tidak terjadi apa-apa. Akhirnya, ia dilatih dalam sebuah konferensi pemuda, namun ternyata tidak dapat mengeluarkan beberapa patah kata saja. Saya merasa saya tidak mungkin akan dapat menikahi dia kecuali ada yang berubah.

Suatu hari Christyne menunjukkan sebuah ayat yang tidak pernah saya lihat:

1 Korintus 12:29  Adakah mereka semua rasul, atau nabi, atau pengajar? Adakah mereka semua mendapat karunia untuk mengadakan mujizat,
30  atau untuk menyembuhkan, atau untuk berkata-kata dalam bahasa roh, atau untuk menafsirkan bahasa roh?

Saya tersentak sampai ke dalam. Ternyata begitu mudah terlihat seperti terang hari – tidak semua orang harus berbicara dalam bahasa Roh. Setelah itu, mulailah terjadi efek domino. Ada begitu banyak kepercayaan lama saya yang tidak memenuhi ujian alkitab. Tidak lagi saya percaya bahwa tujuan Allah adalah untuk membuat saya bahagia, sehat dan kaya. Saya percaya bahwa Ia ingin saya hidup bagi-Nya apapun yang saya bisa dapatkan dari Dia.

Sementara sedang bergumul untuk masuk dalam pelayanan, saya menerima telefon dari seorang pendeta teman saya yang sedang merintis gereja di California, yang menawarkan saya posisi pendeta kaum muda secara paruh waktu. Sepertinya hal ini merupakan tempat yang sempurna untuk belajar dan bertumbuh, maka Christyne dan saya berkemas dan mengambil langkah iman sebagai pasangan suami istri yang baru.

Begitu saya terlibat dalam staf gereja, Allah menaruh pukulan keras dalam kepercayaan palsu saya, dan kebenaran itu keluar seperti gelombang anugerah. Salah satu tugas kotbah saya adalah dari Yohanes 5:1-17 – penyembuhan di kolam Bethesda. Ketika itulah Roh Kudus mengambil alih. Bagian ayat ini memperlihatkan bahwa Yesus menyembuhkan satu orang dari begitu banyak orang, orang yang tidak mengenal Yesus dan orang tersebut disembuhkan seketika.

Kekuatan seorang Kristen adalah ketersediaannya untuk dipakai.

Hal ini membuat tiga kepercayaan inti saya menjadi hancur. Bukankah kehendak Allah selalu untuk menyembuhkan? Tidak, Yesus hanya menyembuhkan satu orang dari begitu banyak orang. Tidakkah Allah menyembuhkan orang jika mereka punya cukup iman? Tidak, orang lumpuh ini bahkan tidak kenal siapa Yesus, apalagi punya iman kepada-Nya. Tidakkah kesembuhan membutuhkan penyembuh yang diurapi, musik yang khusus dan persembahan? Tidak, Yesus menyembuhkan seketika hanya dengan perintah. Saya menangis keras dalam keterlibatan saya dalam manipulasi pelayanan yang rakus dan kehidupan saya yang penuh pengajaran dan kepercayaan palsu, dan saya bersyukur pada Allah untuk kasih karunia dan belas kasihan-Nya lewat Yesus Kristus. Mata saya terbuka secara penuh.

Saya bersyukur bahwa istri saya mempertanyakan pemaksaan saya untuk berbahasa Roh dan gembala saya yang mengasihi saya untuk memuridkan saya keluar dari kebingungan injil kemakmuran. Saya telah melihat bagaimana Allah menggunakan penginjilan dan pemuridan untuk merubah jiwa-jiwa yang terhilang menjadi orang orang kudus. Kekuatan seorang Kristen adalah ketersediaannya untuk dipakai. Ketika umat Allah bersedia mengambil langkah iman dan berbicara kebenaran dalam kasih, hidup diubahkan dan Allah dipermuliakan. Anda tidak akan pernah tahu siapa yang sedang Ia selamatkan dalam kesetiaan.

Costi Hinn adalah executive pastor di Mission Bible Church di Orange County, California.

Sumber: www.christianitytoday.com

Kamis, 05 Oktober 2017

HAL MEMBERI


Motivasi ataupun sikap hati yang benar ketika seseorang memberi merupakan hal yang teramat sangat penting. Percuma seseorang memberi kalau motivasi hatinya keliru.

Matius 13:12 Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, sehingga ia berkelimpahan; tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya.
2 Korintus 9:6 " Camkanlah ini: Orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga."

Seandainya kebenaran ini berdiri tunggal, kecenderungan hati manusia pasti berujung kepada keserakahan. Sikap hati 'seorang penjudi' otomatis akan muncul ke permukaan, orang akan berjuang gila gilaan untuk menabur sebanyak banyaknya karena mereka tahu dengan pasti akan menuai banyak.

Tuhan adalah Allah yang sempurna, bersyukur masih ada "syarat dan ketentuan berlaku" lainnya yaitu 2 Korintus 9:7 "Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita."

Tuhan memberi penegasan MEMBERI DENGAN SUKARELA DAN SUKACITA. Ketika seseorang memberi dengan sukarela dan sukacita maka orang tersebut sedang membuka pintu 'kemurahan hati' Tuhan.

Hari-hari ini didalam perenungan akan prinsip memberi, Tuhan membukakan pemahaman yang lebih dalam dimana Dia menyatakan bahwa sikap hati yang benar, katakanlah sudah memberi dengan sukarela dan sukacita ternyata belumlah cukup. Prinsip kebenaran yang Bapa nyatakan yaitu MEMBERI ADALAH ALASAN MENGAPA SECARA KHUSUS TUHAN AKAN MEMBERKATI UMATNYA. TUHAN MERESPONI PEMBERIAN KITA DALAM KAPASITASNYA SEBAGAI BAPA.

Oleh karenanya seluruh aspek yang berkaitan dengan memberi harus dipastikan akurat.

Hal krusial berikutnya yang harus diperhatikan adalah POLA MEMBERI. Standard yang sudah Tuhan tetapkan yaitu :

1. MEMBERI DENGAN SIKAP HATI YG SUKARELA DAN SUKACITA.
Prinsip ini sudah mutlak, menjadi starting awal dimulainya keakuratan dalam pola memberi. Seringkali banyak orang beranggapan bahwa memberi identik dengan uang. Padahal uang hanya salah satu sarana wujud pemberian. Ada begitu banyak wujud pemberian yang lain misalnya tenaga, pikiran, perhatian, bahkan doa, dan lain-lain.

Terlepas dari apapun wujud pemberian, pastikan sebagai landasan sikap hati kita adalah sukacita dan sukarela.

2. MEMBERI DG CARA YANG SUDAH DITETAPKAN
Kejadian 4:3-7, dalam imajinasi saya, Kain begitu bersemangat merencanakan penyambutan acara 'persembahan' yang sudah diajarkan oleh Adam/Hawa. Katakanlah hari persembahan itu masih 6 bulan lagi, maka sebagai seorang petani tentu Kain sudah berpikir hendak mempersiapkan tanaman terbaiknya, dari pemilihan jenis tanaman sampai waktu tanamnya. Sebagai petani yang cakap tentu dia sudah memperhitungkan masa tanam sehingga ketika hari persembahan tiba maka tepat juga masa panennya.

Didalam prosesnya Kain dengan serius mempersiapkan hasil panen terbaiknya.

Saya teramat sangat yakin bahwa Kain sudah memiliki sikap hati yang sukarela dan sukacita dalam peristiwa persembahan. Hal ini terbukti setelah persembahan Kain tidak diindahkan Tuhan, dalam pasal ke 6 dan 7, Tuhan masih berfirman kepada Kain, memperingatkan Kain atau dengan kata lain memberi kesempatan kepada Kain untuk memperbaiki kekeliruannya. Namun sayangnya Kain juga tidak mengindahkan kemurahan hati Tuhan.

Terlepas dari sikap hati Kain, 'Cara', 'Pola' atau 'Standard' yang Tuhan sudah tetapkan tidak bisa ditawar, harus ada PENGORBANAN DARAH.

Puji Tuhan, YESUS telah rela menanggung semua hal tersebut dengan darahNya yang tak ternilai. Sehingga sejak peristiwa Yesus, manusia tidak lagi melakukan pengorbanan darah. Akan tetapi prinsip 'MEMBERI = BERKORBAN' tetap berlaku.

Bisa dibayangkan kalau Yesus tidak menebus prinsip pengorbanan darah, maka pasti banyak muncul orang orang seperti Ayub yang berlaku 'menyogok' Tuhan. Ayub ditengah kekayaannya selalu mengadakan persembahan pengorbanan darah ketika anak anaknya melakukan kekeliruan. Ayub memanfaatkan pola Tuhan dalam persembahan darah pada jaman 'perjanjian lama' ketimbang membenahi kekeliruan anak anaknya.

Terbayang juga apabila prinsip pengorbanan darah masih berlaku, maka hanya orang orang yang mampu saja yang dapat memberi. Sebab memberi haruslah dari apa yg ia punyai. Bagaimana mungkin seorang miskin yang tidak memiliki domba dapat melakukan persembahan darah? Bersyukur Yesus hadir menyempurnakan hukum memberi melalui pengorbanan darahNya, sehingga setiap orang memiliki HAK untuk memberi. Orang paling miskin menurut ukuran dunia sekalipun, janda di Sarfat yang hanya memiliki segenggam tepung dan sedikit minyak yang merupakan makanan terakhir keluarganya, masih bisa memberi. 

Janda rela memberi, janda rela mengorbankan kepunyaannya, bukan hanya uangnya (tepung dan minyak), dia harus rela mengeluarkan tenaga untuk mencari kayu bakar dan mengerahkan skill (keahlian) untuk membuat roti untuk Elia, sehingga sebagai akibatnya sang janda menerima porsi berkat yang Tuhan sudah sediakan atas dia dan seisi rumahnya. Sebelum Tuhan mengubahkan fakta kehidupannya, sang janda sudah mendapatkan porsi terbaik didalam dimensi rohani yaitu dia sudah bertindak sebagai orang paling terhormat dan berkenan dihadapan Tuhan.

Pada jaman sekarang, ada begitu banyak orang yang 'memanfaatkan' tangan orang lain untuk memberi, dengan kata lain mereka memberi tetapi tidak dari kepunyaan mereka. Mereka menghindar untuk berkorban. Padahal Tuhan telah menyatakan pola memberi yaitu selalu ada pengorbanan, Tuhan selalu bertanya 'apa yang ada padamu'?

Yang mereka lakukan bukanlah prinsip memberi, tetapi sebagai delivery service. Upah seorang delivery service hanyalah tips yaitu wujud belas kasihan dari tuannya. Tips bisa ada, bisa tidak. Tuhan tidak berkewajiban memberkati orang yang hanya delivery service. (Ps. Steven Agustinus)

Sabtu, 09 September 2017

8 TANDA ADANYA SERANGAN ROHANI


Oleh: Cesar Mahusay, Philipine

1. HILANGNYA KEGAIRAHAN ROHANI

Tujuan serangan rohani adalah agar kau keluar dari kehendak Yesus dlm hidupmu. Kita tdk hidup oleh perasaan saja, tapi ada perbedaan besar saat kita melakukan sesuatu krn kewajiban dan melakukannya krn memang kita menyukainya. Saat kita bergairah melakukannya krn Tuhan, tdk ada yg sebanding dgn itu. Orang yg mengasihi Yesus pasti suka melakukan hal hal yg dr Tuhan.

2. KELELAHAN FISIK

Ingat kita terdiri dari 3 aspek : roh, jiwa dan tubuh. Kalau tubuh kita lemah, maka itu jadi celah bagi hal hal negatif masuk ke jiwa, dan mempengaruhi roh. Seringkali serangan terbesar terjadi saat kita AKAN menerima promosi besar atau SETELAH kita alami kemenangan besar. Jadi ingatlah : setiap kali serangan terjadi, itu berarti kita akan alami promosi atau kita baru saja menang besar.

3. MERASA KERING ATAU KURANG

Kadang kita merasa kering, habis habisan. Musuh membuat mata kita berpaling dr Yesus menjadi fokus kepada UANG!!! Kalau kita lebih banyak kuatir daripada menyembah, maka keputusan keputusan yg kita buat akan berdasarkan kesempatan saja, bukan berdasarkan urapan. Ingat ada 2 keadaan yg sangat rentan bagi kita : saat kita gak punya apa apa DAN saat kita punya segalanya.

Lekatlah dengan Yesus, disaat suka maupun sulit.

4. KEHIDUPAN DOA YANG LEMAH

"Dapatkah kau berjaga jaga satu jam saja?" Kata Yesus kpd murid muridNya. Lalu, "Berjaga dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh kedalam pencobaan. Roh memang penurut tapi daging lemah" (Mat 26:40-41)

5. MERASA KEWALAHAN DAN PUTUS ASA

Kewalahan adalah tanda ada serangan. Merasa berputar putar ditempat. Tidak lama kemudian menjadi putus asa, gak ada harapan.

Amsal 13:12 harapan yg tertunda menyedihkan hati (bikin hati sakit, menderita). Tapi Ibrani 11:1 IMAN adalah dasar segala sesuatu yg kita harap...

Jika musuh bisa membuatmu hilang harapan, maka kau akan berhenti beriman.

6. KEBIASAAN DAN GAYA HIDUP LAMA KUMAT

Keinginan bahkan pelanggaran kumat. Pelanggaran adalah saat sifat sifat lama kita timbul kembali, hal hal yg menyenangkan daging. Kalau ini terjadi, dengarkan teguran Roh Kudus!

7. MENARIK DIRI DARI PERSEKUTUAN ILAHI

Lihat, apakah kita menarik diri dr orang orang (rohani) digereja atau dikomunitas? Apakah teman temanmu sekarang lebih bersifat daging daripada rohani? Kalau ya, berarti musuh sedang menyerangmu.

8. LIMA CARA MEMATAHKAN SERANGAN MUSUH

8.1. JANGAN LUPA PENCIPTAMU

Tuhan menciptakanmu dahsyat dengan kelengkapan kelengkapan luarbiasa didalammu. Hiduplah bersama Dia

8.2. JANGAN LUPAKAN TEMPAT DAN WAKTU UNTUK BERDOA

Jangan lupakan TEMPAT KUASA ALLAH. Gereja adalah suatu tempat kuasa.

8.3. JANGAN LUPAKAN KUASA DARI PARTNERSHIP

Bergaulah dengan orang orang yg lebih dewasa rohani, mereka yg telah berbuat lebih banyak dan bisa memberi nasihat benar dan bijaksana.

8.4. JANGAN KELUAR DARI PAYUNG PERLINDUNGAN

Banyak orang jadi bulan bulanan setan karena menolak pertolongan saudaranya. Jangan tunggu sampai kita tercabik cabik parah baru cari pertolongan rohani!

8.5. Jika kau diserang iblis, persenjatai dirimu melawan rencana musuh, fight dan menanglah!!!

Be blessed

Sabtu, 26 Agustus 2017

DOSA ORANG KRISTEN DITANGGUNG YESUS, ENAK BENER?!


Orang Kristen sering mengatakan bahwa Yesus menanggung dosa umat manusia, yang percaya kepadanya. Oleh karena itu dengan percaya kepada Yesus setiap orang dijamin masuk surga.

Dijamin, loh!
Bukan mudah-mudahan, tidak usah menunggu hitung-hitungan terakhir antara dosa dan amal ibadah. Sudah pasti dijamin masuk surga, sebesar apa pun dosanya!

Tidakkah ini tawaran yang menggiurkan? Tidakkah ini berita baik dari Surga?

Dengan mengutip Alkitab :
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (maksudnya Yesus Kristus), supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.”

Terhadap semua ini banyak orang mengerenyitkan kening.
“TIDAK ADIL, TIDAK MUNGKIN”, kata mereka.
“DOSA YA HARUS DITANGGUNG MASING-MASING ORANG YG MELAKUKANNYA; masak situ berdosa orang lain yang disuruh nanggung, enak bener!”
“Tidak tahu diri”,
“Ajaran aneh”,
“Mau enak sendiri, bersenang-senang di atas penderitaan orang lain.”

Yesus mati menderita di kayu salib, eeh.., orang Kristen yg ditanggung dosanya malah bersyukur; paling-paling mereka merasa terharu, meneteskan air mata (sambil menonton filem “The Passion of Christ), sambil berkata terimakasih ya Yesus atas kasih dan pengorbananmu sehingga kami selamat.

Hanya sebegitu sajakah? Betapa enaknya?

Kebanyakan orang Kristen mempunyai pengertian seperti itu. Makanya orang non-Kristen sering mengolok. Tapi setelah menyelidiki Alkitab pengertiannya tidak persis seperti itu.

Maksudnya tidak benar orang Kristen mendapatkan keselamatan gratis di atas penderitaan Yesus Kristus; gratis dalam arti seperti seseorang mendapatkan hadiah dari orang lain, tanpa si pemberi memperoleh sesuatu.

Tidak begitu!

KESELAMATAN MEMANG DIBAYAR OLEH YESUS tapi DIA (YESUS) JUGA MEMPEROLEH IMBALAN.

Imbalannya adalah KEPEMILIKANNYA ATAS ORANG TERSEBUT. Tebusan memang dibayar tapi SEKARANG DIA ADALAH MILIK ORANG LAIN (SI PENEBUS), DIA BUKAN ORANG BEBAS LAGI.

Dia adalah BUDAK YANG TIDAK MEMPUNYAI HAK APA PUN; TIDAK MEMPUNYAI MILIK APA PUN, termasuk dirinya sendiri (termasuk tubuhnya, kehendaknya, jiwanya, cita-cita dan masa depannya) bukan miliknya.

INILAH HARGA KESELAMATANNYA: MENJADI MILIK ORANG LAIN.

Menjadi milik orang lain berarti HARUS MAU MELAKUKAN APA PUN yang DIKEHENDAKI OLEH ORANG TERSEBUT, harus mau diperlakukan semaunya oleh pemiliknya.

Pendeknya dia sama sekali adalah orang yang tak bermilik, lebih miskin daripada orang paling miskin di dunia.

Jiwa dan tubuhnya dan hidupnya sudah menjadi milik orang lain, bukan milik dirinya lagi; karena ditukarkan dengan keselamatannya.

Jadi apakah orang Kristen masih mau mempertahankan TRANSAKSI yang demikian?

Menerima KESELAMATAN dengan MENUKARKAN KEBEBASANNYA dengan menjadi MILIK (BUDAK) SANG PENEBUS DOSA?

Sekali pun si pemilik (Yesus) adalah orang yg sangat mengasihinya?

Yesus pernah memberi nasihat kepada orang-orang yg hendak mengikutinya supaya orang tsb menghitung-hitung dulu untung ruginya mengikuti dia, karena ada harga yg harus dibayar untuk mengikuti dia.

Jangan sampai dia seperti orang yang mulai membangun tapi kemudian berhenti di tengah jalan karena tidak sanggup membiayainya.

Tidak seperti dibayangkan kebanyakan orang, mengikuti YESUS MENUNTUT PENYERAHAN DIRI YANG SANGAT TOTAL.

Tidak mungkin orang BISA SELAMAT jika tidak MENJADI MILIK YESUS. YESUS SATU-SATUNYA MANUSIA YG TDK BERDOSA, jadi hanya dia yg layak masuk surga.

Tentunya dia masuk ke surga dengan semua harta bendanya, semua miliknya, yaitu orang-orang yg menyerahkan diri kepadanya, yg telah dibayar dengan darahnya.

Jadi renungkanlah hal ini, untuk mendapat hidup kekal dan kemerdekaan dari belenggu dosa saudara harus menjadi hamba Yesus, itulah harga yang harus saudara bayar untuk keselamatan saudara.

Selasa, 22 Agustus 2017

DUA ANAK SULUNG


A. ANAK SULUNG YG TERHILANG

Dalam Lukas 15:11-32 Tuhan Yesus memberikan perumpamaan tentang anak yang terhilang.

Biasanya kita mendengar yang bungsu saja yang terhilang, sedangkan anak sulung yg ada di rumah bapanya jarang dibahas.

Karena itu saya ingin membahasnya disini sebab anak sulung itu rupanya juga terhilang di rumah bapanya.

Hal ini melambangkan orang-orang kristen yg terhilang justru ada di dalam gereja dan sulit untuk dilihat.

Apa yang menyebabkan anak sulung ini menjadi terhilang pula ?

Di ayat 29 Tetapi ia menjawab ayahnya, katanya: Telah bertahun-tahun aku melayani bapa dan belum pernah aku melanggar perintah bapa, tetapi kepadaku belum pernah bapa memberikan seekor anak kambing untuk bersukacita dengan sahabat-sahabatku.

1. Dia merasa bapanya tidak memperhatikan dia, walau dia sudah bekerja dengan baik dan taat, dia tidak pernah merasakan kasih bapanya.

2. Dia merasa bapanya belum pernah memberi sukacita kepadanya, seekor anak kambing untuk pesta saja tidak pernah diberi, hal ini diperburuk oleh adik bungsunya yang bertobat dan dipestakan dengan meriah.

Di ayat 30 Tetapi baru saja datang anak bapa yang telah memboroskan harta kekayaan bapa bersama-sama dengan pelacur-pelacur, maka bapa menyembelih anak lembu tambun itu untuk dia.

3. Dia merasa iri dengan adik bungsunya yg pernah berdosa besar itu tetapi setelah bertobat di pestakan anak lembu tambun.

Di ayat 31 Kata ayahnya kepadanya: Anakku, engkau selalu bersama-sama dengan aku, dan segala kepunyaanku adalah kepunyaanmu.

4. Walau si sulung selalu ada di rumah bapanya dia tidak merasa kepunyaan bapa adalah kepunyaannya juga.

5. Si sulung ini tidak tercatat curhat kepada bapanya sebelum ayat 29, hanya si bungsu yg sering curhat dengan minta warisan, baru di ayat 29 ini si sulung terpaksa curhat didalam kemarahannya.

Di dalam gereja ada orang orang yg mirip anak sulung ini, dengan tanda-tanda yg hampir sama, orang yg tidak bisa curhat kepada Tuhan karena belum bisa mendengarkan Tuhan, tidak pula menyediakan waktu untuk mendengarkan firman Tuhan atau membaca Alkitab.

B. ANAK SULUNG YANG MAHA KUASA

Sekarang saya ingin mengajak saudara untuk melihat seorang anak sulung lain yg berbeda, dia adalah Anak Sulung yang Maha Kuasa.

Roma 8:29  Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.

Tentu saudara sudah mengenal Anak Sulung ini yang juga adalah Juruselamat kita.

1. Dia adalah Anak Sulung yg selalu berkomunikasi dengan Bapanya, Dia selalu menyediakan waktu untuk berdoa, sudahkan saudara meniru Dia ? Rajin belajar alkitab dan berdoa ?

2. Dia tidak pernah iri dengan saudara-saudaranya sesama manusia yg hidup dalam dosa dan kemewahan, tapi nasib akhirnya maut.

3. Dia rela mengorbankan dirinya untuk saudara saudaraNya, supaya semua orang di dunia ini dapat menjadi adik adikNya dan hidup kekal bersamaNya

Jangan keraskan hatimu kalau pada saat ini saudara membaca berita ini, tirulah pertobatan si bungsu, sebab Bapa sudah mengutus Anak SulungNya untuk menyelamatkan semua orang yg percaya kepadaNya, supaya kita semua menjadi adik dari Tuhan Yesus dan hidup kekal mulai sekarang sampai selamanya.

Senin, 31 Juli 2017

ROH DENOMINASI DAN SEKTARIAN


(Lukas 9: 49-50)
49 Yohanes berkata: "Guru, kami lihat seorang mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."
50 Yesus berkata kepadanya: "Jangan kamu cegah, sebab barangsiapa tidak melawan kamu, ia ada di pihak kamu."

Sekalipun seseorang adalah (atau dianggap) seorang rasul dan bahkan sedang berjalan bersama Yesus (berada di dalam gerakan masa kini), ia dapat saja memiliki roh denominasi dan roh sektarian (kelompok) yang kuat. Inilah yang dialami oleh Rasul Yohanes ketika berjalan bersama Yesus. Ia mencegah orang yang mengusir setan dalam nama Yesus namun tidak termasuk di dalam Tim-12 para rasul.

Jangan heran kalau ada orang-orang yang mengatakan dirinya rasul atau bergerak di jalur kerasulan namun tetap memiliki mental dan sikap yang menonjolkan denominasi, gereja, jaringan, dan pelayanan yang ada di dalam organisasi atau wadah mereka. Inilah yang disebut roh sektarian. Untuk itu nilai-nilai internal kita harus mengalami perubahan dan penyesuaian terlebih dulu dengan gerakan masa kini. Mengikuti gerakan masa kini saja tidak cukup. Kita tidak bisa hanya sebatas memahami dan mengikuti gerakan masa kini.

Bukankah Simon, si tukang sihir, juga mengikut gerakan yang muncul di Samaria sebagai akibat pelayanan Filipus? Namun karena nilai-nilai internalnya belum berubah, ia mencoba menggunakan uangnya untuk membeli kuasa Roh Kudus (Kis. 8: 4-25).

Ciri-ciri roh sektarian dan denominasi antara lain:
(1) berpikiran sempit, yaitu sebatas kelompok sendiri. Tidak akan mengakui orang atau kelompok lain yang mengajarkan dan mengerjakan hal yang sama
(2) beranggapan orang lain tidak memiliki Yesus secara penuh (gerakan masa kini secara penuh). Inilah yang akhirnya menghentikan atau menghambat gerakan Tuhan berikutnya
(3) tidak mau bergabung dengan orang-Kristen di luar mereka. Mereka hanya ingin menjadi orang-orang yang dipilih oleh Tuhan secara eksklusif sebagai “agen tunggal” sorga!

TODAY'S MESSAGE
-Ps. Leonardo A.Sjiamsuri-

Kamis, 15 Juni 2017

INJIL KRISTUS TERUS KAMI BERITAKAN, YESUS TERUS BIKIN MUKJIZAT


Hari minggu kemarin, 11 Juni 2017, kami mengunjungi seorang ibu yang yang selama beberapa tahun ini mengidap kanker pita suara di sebuah desa bernama Hutanabolon, di pedalaman Tapanuli.

Umurnya berkisar 50-60 tahun. Keadaannya sudah sangat parah. Ia hanya bisa terbaring di tempat tidur, sebab kanker itu menggerogoti seluruh kekuatan tubuhnya. Rambutnya botak dan tinggal beberapa helai lagi, karena kemoterapi berkali-kali. Keadaan lehernya mengerikan untuk dipandang mata, sampai saya sendiri ngeri juga melihatnya, yaitu setengah daging lehernya sudah tidak ada karena telah disayat pisau operasi. Di tengah leher ini menganga lubang cukup besar yang...tak berani saya melihatnya. Dan pada lubang itu dimasukkan selang yang menggantung2, sekitar satu meter panjangnya, Ia makan dan minum melalui selang itu, bukan lagi melalui mulut. Pita suaranya sudah tidak ada, jadi ia sudah tak bisa bicara. Yang tersisa di lehernya sepertinya tinggal batang tulang leher, nadi darah, dan saluran bernafas (saya kurang paham biologi, apakah saluran nafas ke paru2 itu namanya kerongkongan atau tenggorokan), sebab ia masih bernafas dengan hidungnya, terbukti dari pipa oksigen di hidungnya. Yang sudah tak ada ialah saluran mulut ke lambung (saluran makan), pita suara, serta sebagian besar daging leher.

Kami diterima di pembaringannya. Ia ditemani suaminya. Saya tahu bahwa yang terpenting baginya ialah keselamatan kekal, bukan kesembuhan atau umur panjang. Jadi yang saya beritakan tetap saja satu, INJIL KASIH KARUNIA.

Saya terangkan kepadanya bahwa karena masalah dosa, tidak seorang pun layak untuk sampai ke sorga. Sebab sorga itu tempat yang maha kudus, dimana Yang Maha Kudus, Allah Israel, bertahta. Saya katakan kepada mereka berdua, Allah yang kita sembah bukanlah allah nenek moyang orang Batak, yang sangat peduli pada hukum adat istiadat. Tidak. Yang kita sembah adalah Allah orang Israel, Allahnya Abraham, yang kudus dan maha suci.

Jadi karena syarat kekudusan itu, tak seorang pun yang layak masuk ke sorga kekal. Semua orang telah berdosa. Jadi entah orang sukses atau gagal, orang kuat atau lemah, orang berkuasa atau gembel, orang kaya atau miskin, jenderal atau pengangguran, jika mereka mati, semua akan jatuh ke neraka. Semua tidak layak ke sorga! Jadi supaya bapak ibu tahu, tak ada artinya orang menguasai bumi ini, karena dia akan dibakar juga untuk selamanya di dalam api, karena dosa, siapapun dia.

Tapi puji syukur kepada Allah, Dia sungguh mengasihi kita. Dia telah datang dalam rupa manusia, yaitu Yesus Kristus, untuk menjadi korban penebusan segala dosa manusia. --Lalu saya terangkan panjang lebar arti penebusan itu, sampai mereka berdua paham-- Kitalah yang seharusnya mati dan terhukum di neraka karena dosa kita, tapi Yesus telah merelakan diri-Nya menjalani hukuman kita itu. Kita tinggal datang menyerahkan diri dan menerima Dia dengan iman percaya kita, maka kita telah terlepas dari segala ancaman maut.

"Di dalam Yesus, yang kita terima dengan iman, kita telah terbebas dari penghukuman! Kita yang bersalah telah dijadikan benar! Kita yang cemar berdosa telah dijadikan kudus! Sehingga di dalam Dia, kita pasti akan ke sorga saat kita meninggal dunia! Apa yang mustahil kita peroleh telah diberikan kepada kita oleh Yesus! Ibu dengarlah! Saya tidak tahu berapa tahun lagi ibu bisa bertahan di dalam tubuh ini! Tapi dengar baik-baik, jika ibu terima Yesus, kalau ibu mati, ibu pasti ke sorga! Pasti, pasti, pasti! Ibu akan bertemu Yesus! Ibu akan disambut dengan sorak sorai bala malaikat dan pelukan oleh TUHAN!"

Sungguh saya melihat ibu itu digetarkan oleh berita itu. Tubuhnya bergetar, wajahnya bergetar, bola matanya bergetar, ia seperti ingin beteriak bersorak sorai. Air matanya berhamburan, tanpa suara. Ia menerima Yesus, lewat doa pendamaian. Puji Tuhan, dia telah menerima keselamatan itu. Kami tahu, ada sorak sorai di sorga karena hal itu. (Tentang suaminya saya kurang tahu, karena dia nampaknya punya pikiran2 teologia tertentu di dalam kepalanya, yang membuatnya terlihat belum menerima dengan "iman anak-anak" (baca= iman yang murni dan polos)..mungkin masih kuat doktrin "Taurat" (baca= selamat oleh perbuatan) di kepalanya, yang menangkis berita yang kami kabarkan. Saya tidak tahu, hanya merasakan saja dari gesturnya). Saya fokus kepada ibu itu.

Sehabis itu, saya letakkan tangan dilehernya. Untuk lehernya, yang ia butuhkan bukan kesembuhan, melainkan penciptaan leher yang baru. Jadi saya berkata: "Dalam nama Yesus, saya berkata terciptalah daging leher yang baru dan pita suara baru." (Saya tahu, itu tentu akan membutuhkan proses waktu, sebab pelan-pelan daging itu akan muncul.)

Dia tidak bisa duduk karena tulang punggungnya sangat lemah. Saya letakkan tangan ke punggungnya: "Dalam nama Yesus tulang punggung kuat kembali untuk duduk.". Lalu saya minta dia duduk, dan ajaib Tuhan kita, dia duduk dengan mudah!

Kakinya juga kami tumpangkan tangan, dan saat itu juga ia bisa berdiri dengan kuat. Ia melangkah penuh semangat kesana kemari sedang kami semua menyanyi dan bertepuk tangan: "Dalam Yesus ada kesembuhan". Semua orang terharu. Ibu ini merasakan sekujur tubuhnya dialiri rasa hangat, termasuk di kawasan lehernya, yang membuatnya berkeringat. Ia terus melangkah penuh semangat mengikuti irama nyanyian kami.

Dari sana, malam harinya, kami naik ke dusun atas gunung. Di sana, ada seorang ibu yang sudah rusak kedua bola matanya. Ia tidak bisa melihat lagi dengan jelas. Tulisan di kertas yang kami tunjukkan hanya terlihat putih olehnya. Setelah didoakan, ia merasakan sedikit perubahan. Ia kini bisa melihat tulisan-tulisan itu seperti garis hitam. Tapi belum bisa ia baca karena masih berupa garis hitam. Malam itu, ia tidak memperoleh pemulihan penglihatan lebih daripada itu dan kami harus hentikan karena batasan waktu. Tetapi tadi (Selasa), saya bertemu dengan seorang rekan dari kampung itu. Dengan sukacita ia berkata bahwa penglihatan ibu itu sudah pulih dan sudah bisa membaca! Puji Tuhan! Kuasa Yesus tidak berhenti bekerja rupanya malam itu atas matanya!

Saudaraku kekasih..

Saya tuliskan semua ini supaya anda terpanggil untuk turut terjun ke ladang penginjilan keliling di daerah anda, dan anda akan melihat bagaimana Yesus menyertai anda dengan tanda-tanda ajaib. Sayang sekali saya tidak punya kamera ataupun android untuk merekam semua itu. Tapi saya berharap ke depan bisa membeli sebuah android yang bagus kualitas gambarnya, agar bisa merekam semua pekerjaan Yesus yang menyertai kami, agar nama-Nya makin dikagumi dan anak-anak-Nya makin banyak yang tertantang untuk bekerja bersama-Nya di ladang Injil.

Selasa, 30 Mei 2017

Kisah Dibalik lagu "I have decided to follow Jesus"


Kisah Dibalik lagu "I have decided to follow Jesus"
(Mengikut Yesus, Keputusanku)

I have decided to follow Jesus;
No turning back, no turning back.
Though none go with me, I still will follow;
No turning back, no turning back.
The world behind me, the cross before me
No turning back, no turning back.

Darimana asal lirik lagu tersebut?

Di sebuah desa kecil di India 1880. Seorang ayah istri dan kedua anak nya dibaptis, memilih mengikut Yesus Kristus.Waktu itu hampir tidak ada orang Kristen di India, mereka memiliki agama dan kepercayaan mereka sendiri. Orang-orang di desa itu tidak menyukai pilihan orang ini mengikut Yesus Kristus. Mereka satu keluarga ditangkap diseret ke tengah kota dimana seluruh isi kota telah berkumpul. 
Ketua desa mengancam sang ayah: “Jika engkau tidak mau menyangkal dan berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, maka anak-anakmu akan kami bunuh!” Bapa itu lalu membalas ketua desa:

“I have decided to follow Jesus, and there is no trurning back.”

Ketua desa pun membunuh kedua anaknya. Lalu ia memberi kesempatan lagi kepadanya: “Jika engkau tidak mau menyangkal dan berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, maka istrimu akan kami bunuh!” Bapa itu merespon dengan mengatakan:
“The World can be behind me, but the cross is still before me.”

Istri nya pun lalu mati dibunuh. Lalu ia diberikan satu kesempatan terakhir: “Jika engkau tidak mau menyangkal dan berpaling dari imanmu kepada Yesus Kristus, kali ini engkau lah yang akan kami bunuh!” Dan untuk terakhir kali nya, ia mengatakan:

“Though no one is here to go with me, still I will follow Jesus.”

Saat itu juga ia dibunuh. Mereka meninggal, tetapi bibit iman tertanam di hati orang-orang yang menyaksikan kematian mereka hari itu. 

Banyak yang hadir itu bertanya-tanya: Siapakah Yesus Kristus? Mengapa keluarga ini rela mati demi-Nya?

Hal menakjubkan pun terjadi, beberapa tahun setelah itu. Banyak warga di desa itu yang memilih mengikut Yesus Kristus, termasuk kepala desa. Mereka yang akhirnya mengikut Yesus lah yang menjadi saksi akan apa yang telah terjadi, dan merekalah yang menceritakan apa yang dikatakan oleh bapa tersebut sebelum ia dibunuh.

Hari ini, hymne indah tersebut dapat kita nyanyikan di gereja-gereja,  mengingatkan bahwa Yesus Kristus adalah Raja yang layak untuk kita sembah.

"Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya" (Matius 16:25).

Will we still love Him? Even in the hardest time of our life? I hope so!

Kamis, 20 April 2017

SIKAP ORANG ORANG DI BEREA YG BAIK

Kisah Paulus dan Silas yang melayani pemberitaan Injil sudah sampai di kota Tesalonika. Kisah Rasul 17:1

Kota Tesalonika didirikan sesudah kemenangan Makedonia, untuk menandai kedudukannya yg baru dalam dunia. Dengan cepat Tesalonika mengungguli kota-kota tetangganya yg lebih tua dan menjadi kota besar Makedonia yg utama. Terletak di persimpangan jalan darat utama dari Italia ke Timur dengan jalan utama dari daerah Laut Egea ke S Danube, maka kedudukannya pada zaman kerajaan Roma terjamin, dan Tesalonika tetap merupakan kota utama sampai hari ini.

Saat ini kota itu bernama Thessaloniki di Yunani dapat dilihat pada peta google sbb:


Sedangkan kota Berea mungkin sekarang bernama Veria di dekat kota Tesalonika, gambar petanya sbb:


Di Tesalonika Paulus mengalami aniaya dari orang orang Yahudi garis keras yang dibantu oleh preman (penjahat) bayaran yang mengakibatkan kekacauan di kota. Kisah 17:5

Maka orang orang percaya disana mengungsikan Paulus dan Silas ke Berea. Kisah 17:10

Di Berea inilah mereka menemukan orang orang yahudi yang sikapnya lebih baik dari orang yahudi Tesalonika. Kisah 17:11

Orang yahudi di Berea tidak menganut golongan aliran keras yang menentang berita Injil. Mereka mau menerima berita Injil tetapi mereka juga mengujinya dengan menyelidiki kitab suci, apakah berita Injil itu cocok dengan yang telah tertulis di kitab suci.

Setelah mereka mengetahui bahwa berita injil itu cocok dengan isi kitab suci maka mereka menjadi percaya, tidak sedikit mereka adalah orang orang terkemuka Yunani. Kisah 17:12

Sikap orang orang di Berea inilah yang perlu kita contoh, di akhir jaman ini banyak berita palsu, tapi banyak pula kebenaran yang terungkap kembali, untuk mengujinya kita harus menyelidiki kitab suci, bila cocok dengan kitab suci berarti berita itu benar, bila tidak maka jangan dipercaya.

Sebagai contoh, selama ini kita memperingati Jumat Agung sebagai hari penyaliban Yesus dan Minggu Paskah sebagai hari kebangkitanNya, apakah benar demikian ?

Tuhan Yesus pernah berkata sebelumnya bahwa Ia akan berada di perut bumi 3 hari 3 malam, Matius 12:40, maka itu berarti saat penyaliban haruslah hari rabu.

Silahkan saudara uji dengan menyelidiki Alkitab, dengan pertolongan Roh Yesus dan bacaan di internet, seperti sikap orang Berea dan saudara bisa membaca juga penyelidikan saya tentang itu di:

Yesus disalib hari rabu

Kamis, 13 April 2017

YESUS DISALIBKAN PADA HARI RABU


Yesus Disalibkan dan Mati Hari Rabu bukan Jumat. Alasan mengapa Yesus Kristus disalibkan dan mati hari Rabu, bukan hari Jumat:

1. Yesus berkata diriNya akan mati dan berada di perut bumi/dikuburkan selama 3 hari dan 3 malam sesuai dengan Tanda Nabi Yunus di perut ikan

Matius 12:40
LAI TB, Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.

Matius 12:40 (ILT) Sebab, sebagaimana Yunus berada di dalam perut ikan tiga hari dan tiga malam, demikianlah Anak Manusia akan berada di dalam rahim bumi TIGA HARI dan TIGA MALAM.

2. Bangsa Yahudi berganti hari pada pukul 18.00 atau 6 sore, bukan seperti kita pukul 24.00. Pergantian hari dimulai dari jam 6 petang/sore

3. Yesus Kristus bangkit pada Hari Pertama alias Hari Minggu. permulaan Hari Minggu dimulai pada Sabtu sore jam 6.

4. Yesus Kristus disalibkan MENJELANG SABAT,

Markus 15:42 (ILT) Dan sesudah menjelang malam, karena itu adalah hari persiapan yaitu hari SEBELUM/MENJELANG Sabat. (Rabu Sore jelang Sabat Kamis)

Matius, Markus, dan Lukas hanya menulis hari persiapan (Yunani: παρασκευη - paraskeuê), sedangkan Yohanes menulis bahwa Yesus Kristus disalib pada hari persiapan Paskah (παρασκευη του πασχα - paraskeuê tou paskha, Yohanes 19:14) berarti sehari sebelum Pesakh (Paskah Yahudi) yang jatuh pada tanggal 14 bulan Nisan.

Yohanes 19:14
LAI TB, Hari itu ialah hari persiapan Paskah, kira-kira jam dua belas. Kata Pilatus kepada orang-orang Yahudi itu: "Inilah rajamu!"

5. Para Wanita membeli/belanja rempah rempah SESUDAH SABAT kamis, Markus 16:1. (Hari Jumat)

Suatu perbandingan yang saksama dari Markus 16:1 dan Lukas 23:56 memberikan bukti-bukti lebih lanjut ada dua hari sabat di minggu itu, dengan satu hari kerja di antara keduanya.

Markus 16:1 berkata: "Dan ketika telah lewat hari sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, dan Salome, membeli rempah-rempah yang harum agar mereka dapat datang dan mengurapi-Nya." Ayat ini menyatakan bahwa saat itu setelah hari sabat ketika wanita-wanita ini membeli rempah-rempah mereka. Namun, Lukas 23:56 menyatakan bahwa mereka siapkan rempah-rempah itu dan setelah menyiapkannya mereka beristirahat pada hari sabat: "Dan mereka pulang, dan menyediakan rempah-rempah dan minyak urapan dan beristirahat pada hari sabat sesuai dengan perintah Tuhan." Ayat yang satu berkata  SETELAH hari sabat perempuan-perempuan itu membeli rempah-rempah; ayat yang lain berkata mereka menyiapkan rempah-rempah SEBELUM hari sabat. Karena mereka tidak bisa menyiapkan rempah-rempah itu sampai mereka membelinya dahulu, maka bukti untuk dua sabat yang berbeda dalam minggu itu meyakinkan.

6. Para Imam menghadap Pilatus SESUDAH SABAT kamis, Matius 27:62 dst (ILT) Dan keesokan harinya, yaitu sesudah persiapan, para imam kepala dan orang-orang Farisi dikumpulkan ke hadapan Pilatus,

7. Ayat Kunci Yohanes 19:31 ada SABAT BESAR/Hari Raya, yang adalah hari Kamis.

Yohanes 19:31 (ILT) Kemudian, agar mayat-mayat itu tidak tetap di atas salib pada hari Sabat karena itu adalah hari persiapan, sebab hari itu adalah hari Sabat yang AGUNG, maka mereka meminta kepada Pilatus agar kaki-kaki mereka dipatahkan, dan mereka harus dibawa pergi.

Jadi ada Sabat Besar/Agung hari Kamis, dan Sabat Biasa/Sabtu. Yesus Kristus disalib Hari Rabu jam 9 pagi dan Mati pukul 3 sore dikuburkan akhir Rabu sebelum masuk Sabat Kamis, dan selama 3 hari dan 3 malam mati dalam Kubur, dan Bangkit pada hari Minggu (sabtu setelah pukul 6 sore).

Dengan demikian maka laporan/ catatan kisah menurut Markus dan Lukas dapat dirangkum begini:

7.1. Rabu pagi hingga sore, Yesus Kristus disalib, ערב פסח - 'EREV PESAKH (Yesus wafat ± jam 3 sore (Matius 27:45-50)

7.2. Rabu sore hingga Kamis sore, פסח - PESAKH (Paskah Yahudi) disebut juga שבת הגדול - SYABAT HAGADOL, Sabat Besar (Yohanes 19:31).

7.3. Kamis sore hingga Jumat sore, para wanita membeli rempah-rempah setelah Sabat Paskah (Markus 16:1) tetapi sebelum Sabat Mingguan (Sabtu).

7.4. Jumat sore hingga Sabtu sore, Sabat Mingguan (Sabtu), para wanita beristirahat (Lukas 23:56).

7.5. Sabtu sore hingga Minggu sore, Yesus Kristus bangkit.


Catatan:
Yesus Kristus disalib pada hari Jumat adalah anggapan sebagian orang karena menurut mereka hari persiapan itu adalah sehari sebelum Sabat mingguan atau hari Sabtu, jadi sehari sebelum hari Sabtu adalah hari Jumat. Bagaimana pula dengan hari persiapan Paskah? Apakah Paskah Yahudi saat itu jatuh pada hari Sabtu?

Paskah Yahudi senantiasa diusahakan tidak jatuh pada hari Sabtu, jika seandainya bakal jatuh pada hari Sabtu, maka mereka akan menggeser hari tersebut dalam penanggalan.

Suatu ketika di tahun 2001 yang lalu bertepatan dengan tahun Yahudi 5761, pernah terjadi hal serupa yaitu Paskah jatuh pada Minggu sore, setelah Sabat Mingguan dan merupakan suatu hal yang rumit, saling tabrakan, karena persiapan Paskah tidak dapat dilakukan pada hari Sabat Sabtu, oleh karena itu persiapan Paskah (TA'ANIT BEKHOROT, penyembelihan domba paskah) justru dilakukan pada hari Kamis.

Yang lebih rumit lagi adalah antara membuang חמץ - KHAMETS (ragi) dengan KHAMETS yang digunakan untuk tiga jenis roti yang dimakan di hari Sabat Sabtu. Di satu pihak KHAMETS tidak boleh berada di dalam rumah di hari Paskah (lihat ketentuan Taurat/ Mitsvot tentang KHAMETS (ragi) Mitsvot 120 - 126 ).

Di pihak lain חמץ - KHAMETS diperlukan untuk roti Sabat Sabtu yang disebut חלה - KHALAH, roti manis bercampur telur DAN RAGI. Benar-benar rumit, oleh karena itulah maka para rabi Yahudi yang menyusun penanggalan Yahudi senantiasa mengusahakan agar פסח - PESAKH (Paskah Yahudi) tidak jatuh bertepatan dengan Sabat Sabtu.

Meskipun ada "dua versi tafsir" tentang hari kematian Yesus Kristus yaitu "Rabu" dan "Jumat", namun hal itu bukan mengurangi arti dan tujuan wafat atau kematian Yesus Kristus. Yang jelas bahwa Kristus sudah datang. Dengan datangnya Anak Domba Allah yang sudah dikorbankan, maka perayaan "Pesakh Yahudi" tidak diperlukan lagi, karena wujud dari apa yang dibayangkan oleh Anak Domba Paskah itu sudah datang dan menyelesaikan misi keselamatan-Nya. Tidak penting untuk memperdebatkan pada hari apa Dia wafat, sebagai yang perlu diketahui adalah bahwa Dia sudah wafat, kita dapat memperingatinya pada hari apa pun juga seperti halnya kita dapat mengadakan Perjamuan Kudus kapan saja untuk memperingati kematian-Nya .

Sumber: http://www.sarapanpagi.org

Selasa, 11 April 2017

BODOH DI MATA TUHAN


Bacaan: 2 Tawarikh 16:1-14

Kisah Raja Asa sangat menarik untuk dicermati. Dalam dua pasal sebelumnya kita membaca riwayat hidupnya yang benar di hadapan Tuhan. Sebab itu, ia dikaruniai kemenangan atas musuh serta keamanan di seluruh penjuru negeri yang dipimpinnya. Namun, pasal yang kita baca hari ini memperlihatkan "kegagalan" Asa. Mengapa bisa gagal? Bukankah sebelumnya dicatat bahwa hati Asa tulus ikhlas di hadapan Tuhan?

Kegagalan Asa tampaknya sepele. Bahkan, di mata manusia, kelihatannya ia pintar. Ia tak mau repot menghadapi musuh, jadi ia bernegosiasi dengan raja Aram untuk melakukannya. Musuhnya mundur dan Asa beroleh banyak bahan bangunan untuk memperkuat kota-kota pertahanannya. Taktik yang cerdik bukan? Namun, Tuhan menyebutnya "bodoh" (ayat 9). Dulu, Asa mengandalkan Tuhan saat menghadapi musuh yang jauh lebih besar (ayat 8). Kini, ia menggunakan perbendaharaan rumah Tuhan untuk membeli pertolongan manusia (ayat 2). Ketika ditegur, Asa sakit hati. Mungkin ia merasa telah giat bagi Tuhan di masa lalu. Masakan sekarang Tuhan tega menghukumnya? Bukannya berbalik pada Tuhan, ia mengulangi kebodohan yang sama saat sakit melanda. Ia tidak mencari pertolongan Tuhan, tetapi manusia (ayat 12). Menyedihkan.

Kehidupan Asa cermin bagi kita semua. Mengandalkan Tuhan jangan sampai hanya menjadi kisah masa lalu yang indah. Mari berharap kepada-Nya selalu, bahkan dalam hal-hal paling sepele sekalipun. Jika Tuhan sedang menegur kita karena hal-hal "bodoh" yang kita lakukan, biarlah kita tidak menjadi pahit dan menjauhi pertolongan-Nya. Datanglah kepada-Nya dengan hati yang hancur, dan mohonlah pembentukan-Nya agar kita dapat kembali hidup berkenan kepada-Nya.

GIAT BAGI TUHAN TAK BERARTI JIKA ABAIKAN DIA
DENGAN ANDALKAN MANUSIA.

Sumber: http://sabda.org