Selasa, 17 Desember 2013

INGIN KAYA ?


Sekarang ini banyak seminar-seminar yang menawarkan cara-cara untuk cepat menjadi kaya bukan dengan cara yang konvensional tetapi dengan cara-cara ekonomi modern. Ada yang menawarkan bisa memiliki pengelolaan properti tanpa mengeluarkan uang atau membayar pinjaman, ada yang menawarkan pelipat gandaan uang di dalam bisnis komoditi, perdagangan mata uang, saham, menimbun barang-barang tertentu, dll. Semuanya menjanjikan satu hal : cepat kaya. Kemudian dengan memiliki banyak kekayaan, orang bisa menikmati hidup dengan super nyaman dan super bahagia ...

Banyak anak-anak Tuhan yang tergoda untuk “nimbrung” ke dalam pola pikir yang dimasyarakatkan itu, bagaimana caranya dengan modal yang kecil bisa meraup keuntungan besar dan memperoleh kekayaan yang diidam-idamkan. Cepat kaya, adalah kata sakti yang menghipnotis kehidupan masyarakat di jaman modern ini.

Mau cepat kaya, lambat kaya, biasa-biasa saja atau menikmati hidup bersama dengan Tuhan - semuanya itu adalah pilihan hidup. Akan tetapi di balik itu semua masing-masing ada konsekuensinya, sesuai dengan Hukum Roh di dalam Alkitab. Firman Tuhan di dalam Alkitab adalah kebenaran Allah yang teruji dan terbukti di sepanjang masa umur dunia ini, bahkan sampai nanti dunia lenyap sekali pun.

Untuk orang yang ingin cepat kaya, maka di dalam hidupnya akan berlaku Firman Tuhan ini :
- Harta yang cepat diperoleh akan berkurang. (Amsal 13:11)
- Orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman. (Amsal 28:20)

Kita beberapa kali melayani orang-orang dan keluarga yang bisnis "uang". Mereka cepat dapat uang, dan cepat kaya. Akan tetapi ada satu hal yang terjadi ketika mereka mendapat banyak yang dengan cepat yaitu mereka tidak bisa berkata : CUKUP. Hati dan pikiran selalu bergelora untuk terus investasi dan terus memutarkan modal, supaya lebih kaya dan semakin kaya lagi. Ini adalah penyakit kronis yang menghinggapi orang-orang yang memperoleh uang dengan cepat seperti para penjudi yang sudah menang taruhan besar -- mereka tidak bisa berhenti ...

Ketika hati dan pikiran diikat kuat untuk terus berusaha menjadi kaya maka cerita lama terjadi yaitu pada titik tertentu mereka jatuh bangkrut, bahkan sampai milyaran rupiah. Pada saat mereka hidup menderita, baru ingat Tuhan dan kita datang melayani mereka dalam doa dan peneguhan Firman Tuhan.

Jika kita tahu Firman Tuhan, mengapa kita memilih jalan hidup yang sudah DITENTUKAN oleh Firman Tuhan tidak baik dan berujung kepada bencana?

Apabila kita memilih untuk bekerja dengan wajar dan memperoleh harta benda sedikit demi sedikit, maka di dalam hidup kita akan berlaku Firman Tuhan yang berikut ini :
- Siapa mengumpulkan sedikit demi sedikit, menjadi kaya. (Amsal 13:11)
- Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat. (Amsal 28:20)

Ada pesan khusus dari Tuhan supaya kita tidak tergoda untuk memusatkan perhatian hidup mengejar kekayaan :
- Jangan bersusah payah untuk menjadi kaya, tinggalkan niatmu ini. Kalau engkau mengamat-amatinya, lenyaplah ia, karena tiba-tiba ia bersayap, lalu terbang ke angkasa seperti rajawali. (Amsal 23:4,5)

Hidup itu sepenuhnya adalah pilihan pribadi (Free Will), apakah kita ingin “cepat kaya” dan memfokuskan hidup pada “mengejar kekayaan” atau “menikmati setiap tahapan kehidupan dengan berkat dari Tuhan.”

Sebenarnya dalam hidup ini ada satu pertanyaan mendasar : "Apa yang kita cari?" Orang umumnya memilih jalan hidup berdasarkan apa kata orang. Pandangan dan tawaran dunia menentukan jalan hidupnya - dan semuanya dari jaman Salomo adalah sangat tipikal, yaitu : "Orang bahagia kalau kaya raya, punya pasangan yang cantik/ganteng, pintar, banyak anak, dll."

Tapi jika kita memahami kebenaran Firman Tuhan dan dunia Roh, semuanya itu hanyalah "screen server" belaka. Begitu orang mendapat kekayaan dengan cepat, maka halaman depan akan terlepas dan muncul isi yang sesungguhnya yaitu : dukacita dan air mata. Ribuan tahun yang lalu Firman Tuhan dan para hamba Tuhan sudah menyatakan dan menyingkapkan hal itu, tapi manusia karena tipu muslihat iblis terus saja mengulangi kesalahan yang sama - terus dan terus ...

Jika kita memilih hidup secara “cukup” dan orang-orang bahkan keluarga berkata yang jahat tentang kita, maka bersukacitalah -- karena kita memilih hidup sesuai dengan kasih Kristus. Ada satu yang perlu diingat bahwa : hidup ini kita sendiri yang menjalani dan merasakannya, bukan orang lain. Semua orang termasuk keluarga hanya bisa "bicara" menurut akal pikiran mereka, tetapi jika kita jatuh, menderita dan sengsara -- yang menanggung dan merasakan adalah diri kita sendiri, bukan orang lain yang banyak "bicara" tersebut.

Jadi sebaiknya, kita anak-anak Tuhan tidak dibutakan oleh segala macam pendapat dunia mengenai kekayaan dan kebahagiaan semu, tetapi hanya percaya dan mengandalkan kasih Kristus -- karena damai sejahtera dan sukacita abadi hanya bisa ditemui di dalam kebenaran Firman Tuhan saja.

Setiap hari saya dan keluarga menutup doa dalam mezbah keluarga dengan Doa Bapa Kami, yang di dalamnya terucap kata-kata, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya ...” Kita bersyukur karena Tuhan selalu menjaga ekonomi kita “pas-pasan” dan tidak “berlimpah ruah.” Apa pun kita bawa di dalam doa dan Tuhan selalu menjawab secara “pas” ... Pas lapar, Tuhan memberi makan. Pas rumah terasa sempit karena ada anak-anak, Tuhan memperlebar luasnya. Pas anak-anak sekolah, Tuhan mencukupkan biayanya. Pas lelah berjalan kaki, Tuhan memberi motor. Pas naik motor kehujanan, Tuhan memberi mobil. Di dalam kasih Tuhan yang ajaib, semuanya serba “pas” ...

Mengenai hidup yang serba “pas” ini ternyata tiga ribu tahun yang lalu Agur bin Yake dari Masa dalam Amsal Salomo juga telah menuliskan hal yang sama : “Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku.” (Amsal 30:8,9)

Sekali lagi, hidup adalah pilihan yang sepenuhnya tergantung Free Will kita sendiri; apakah kita mengarahkan hidup pada pengejaran kekayaan dan ingin cepat kaya, atau menikmati hidup yang “secukupnya” di dalam kasih Kristus sesuai dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus sendiri.

Tetap semangat di dalam Firman Tuhan dan Langkah Iman.

GBU
(Indriatmo)
(http://www.pesta.org/node/1922)

* * * * *

Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin. (Matius 6:9-13)

Senin, 02 Desember 2013

BELAJAR MENDENGAR SUARA TUHAN


ARTIKEL DOA & PENGETAHUAN PEWAHYUAN NO. 227
Dibagikan oleh : Pastor Daniel Pasaribu

ARTIKEL YANG HARUS DIBACA OLEH UMAT KRISTEN SEJATI DI HARI-HARI TERAKHIR! : "BELAJAR MENDENGAR SUARA TUHAN"

"Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia .... dan telingamu akan mendengar perkataan ini dari belakangmu: "Inilah jalan, berjalanlah mengikutinya," entah kamu menganan atau mengiri" (Yesaya 30:18,21)

Pendoa syafaat yang terkasih,
Ini adalah waktunya bagi kita untuk mendengarkan Tuhan dan mendengar apa yang sedang Dia katakan. Dia rindu untuk mengasihani kita dan ingin menunjukkan kepada kita jalan di mana kita harus berjalan. Hal ini sangat penting karena ada begitu banyak suara. Ada begitu banyak suara-suara negatif yang menyerang kita dari segala penjuru.

Kita perlu mendengarkan detak jantung Tuhan dan tidak pada apa yang orang lain katakan di TV atau internet. Apa yang Tuhan katakan tentang kita? Bagaimana kita harus berdoa? Bagaimana kita tahu apa yang Dia katakan tentang zaman di mana kita hidup saat ini? Kita harus tahu dengan jelas bagaimana mendengar Tuhan. Ini sangat penting bagi kita. Dengan mendengar suaraNya , kita bisa menyelamatkan hidup kita! Menyelamatkan satu orang dari sebuah kecelakaan yang mengerikan dan mematikan.

Seorang pria tua bernama Robert berada dalam situasi darurat yang menakutkan. Dia berusia 81 tahun dan terpaksa mendaratkan pesawat walaupun tidak memiliki pengalaman sebagai pilot. Dapatkah anda bayangkan situasi yang lebih buruk bila kita berada di posisi yang sama dengannya? Suatu hari Robert Kupfreschmid dan temannya seorang pilot 52 tahun sedang terbang dari Indianapolis ke Muncie, Indiana. Sementara mereka terbang, sang pilot tiba-tiba jatuh lemas dan mati di kursi pilot dan pesawat bermesin tunggal itu mulai menukik tajam.

Robert meraih kontrol dan melakukan panggilan lewat radio, memohon bantuan. Dua pilot mendengar panggilan tersebut dan segera memberinya petunjuk. Gunung Comfort adalah bandara terdekat. Robert dengan seksama mendengarkan setiap kata-kata petunjuk yang diberikan tentang cara untuk menaikkan , mengarahkan, dan mendaratkan pesawat. Pilot-pilot yang memberi instruksi kepada Robert harus mengelilingi landasan pacu tiga kali sebelum Robert yang tidak berpengalaman menjadi siap untuk mendaratkan pesawat. Kendaraan gawat darurat dipanggil dan bersiap-siap untuk mengantisipasi sesuatu yang buruk. Salsi-saksi melihat hidung pesawat menyenggol garis tengah dan memantul beberapa kali sebelum ekor pesawat menyentuh tanah. Pesawat mendarat dan orang-orang takjub menyaksikan pria 81 tahun ini tidak terluka.

Robert telah mendengarkan dengan hati-hati dan mengikuti instruksi-instruksi yang diberikan dengan sangat tepat karena nyawanya bergantung kepada hal itu. Pikirkan tentang bagaimana kehidupan kita akan berubah jika kita mendengarkan dan mengikuti petunjuk Tuhan dengan hati-hati seperti yang Robert lakukan saat ia mendaratkan pesawat itu.

Tuhan selalu berbicara kepada kita, tetapi banyak dari kita tidak meluangkan waktu untuk mendengarkan dengan hati-hati apa yang IA katakan.

Kenyataannya adalah bahwa kebanyakan dari kita terlalu sibuk untuk Tuhan. Kita begitu sering membuat rencana tentang apa yang kita pikir Dia kehendaki , tapi kita tidak benar-benar meluangkan waktu untuk mendengarkan suaraNya. Kita melakukan doa yang terburu-buru untuk meminta stempel persetujuan-Nya pada apa yang ingin kita lakukan. Mari kita berhenti sejenak dan mengevaluasi kemampuan pendengaran kita. Kita tidak ingin menjadi seperti orang yang membual bahwa alat pendengarannya adalah yang terbaik yang pernah ada. Lalu temannya bertanya, "Apakah itu?" Jawabnya : "Kira-kira jam 2.30". Dia tidak mendengar dengan benar bukan?

Kita begitu sering jatuh ke dalam penyakit kesibukan. Tapi bagaimanakah Yesus menjalani kehidupan-Nya? Dia menghabiskan waktu yang tidak tergesa-gesa di hadirat Bapa untuk mendengarkan, berdoa, menyembah, dan dengan hati-hati mentaati perintah-perintahNya setiap hari sesuai rencana Tuhan yang sempurna. Dia ada dalam persekutuan terus-menerus dengan Bapa. Yesus hanya melakukan apa yang Ia lihat Bapa lakukan. Dia berdoa mengenai apa yang Bapa ingin Dia doakan. Kita harus melakukan hal yang sama. Banyak hal mungkin terlihat baik, tapi apakah sesungguhnya yang Bapa ingin kita lakukan?

APA YANG DIA KATAKAN?
Mendengarkan Tuhan dan mendengar apa yang Dia katakan harus merupakan pengalaman kita sehari-hari. Ini bukanlah sesuatu yang kita lakukan saat pergi retreat. Saat-saat itu memang baik dan bermanfaat, tetapi jika kita tidak bisa meluangkan waktu untuk benar-benar mendengarkan Tuhan setiap hari, kita telah melewatkan kesempatan. Dia mungkin berada di satu tempat, dan kita telah berjalan keluar dari pusat kehendak-Nya dan bahkan mungkin kita tidak menyadarinya. Tantangannya akan menjadi lebih besar dan tuntutannya akan semakin berat saat hari-hari bertambah sulit. Kita harus mempelajari tentang hal itu sekarang.

Saya menulis buku tentang doa dan suatu hari saya berkata kepada Tuhan, "Beberapa orang terlalu sibuk untuk membaca buku-buku saya tentang doa. Mereka berlomba-lomba melakukan banyak hal sepanjang waktu." Saya merasa Tuhan berkata kepada saya," Jangan merasa sedih, Debbie. Mereka terlalu sibuk untuk Aku juga. "Kita perlu mendengarkan Tuhan setiap hari. Roh Kudus ingin membimbing kita ke dalam seluruh kebenaran setiap hari. Doa tidak hanya meminta sesuatu. Ini adalah hubungan dua arah. Kita mendengarkan Tuhan dan kita berbicara kepada-Nya.

Bagaimana kita bisa menginjak rem dan benar-benar belajar untuk mendengarkan? Ada hal-hal dasar tertentu yang harus kita pupuk dalam hidup kita yang akan membantu kita untuk mendengar suara Tuhan. Berikut adalah beberapa cara yang akan membantu anda untuk bertumbuh dan mendengar suara Tuhan. Kita membaca dalam Wahyu 3:22, "Siapa bertelinga, hendaklah dia mendengar apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."


MENDENGAR SUARA TUHAN

• TAHU FIRMAN TUHAN - kehendak Tuhan dinyatakan dalam Firman-Nya. Ini adalah hakim terakhir saat kita membuat keputusan-keputusan. Belajarlah membaca, merenungkan, dan berdoa dengan Firman Tuhan. Jika kita memperhatikan Firman-Nya, tidak melupakan tapi melakukannya, kita akan diberkati dalam apa yang kita lakukan (Yakobus 1:25).

• PERHATIKAN LINGKUNGAN SEKELILING ANDA. Bimbingan Tuhan sering dikonfirmasi melalui situasi/keadaan. Bawalah situasi anda ke hadapan Tuhan dalam doa.

• DENGARKAN HATI ANDA - Apa yang dikatakan hati anda? Roh Kudus tinggal di dalam diri anda. Periksa hati anda di hadapan Tuhan, dan mintalah pewahyuan dari Tuhan. (Yohanes 16:13, 1 Korintus 6:19).

• KENALILAH DAMAI DARI TUHAN - Apakah ada kedamaian dalam hati anda? Bahkan jika ada badai dalam hidup anda dan anda sedang mengalami pengalaman yang sulit, anda dapat memiliki damai Allah (Yakobus 3:18)

• TAATILAH PERINTAH-PERINTAH TUHAN - Tuhan akan membimbing kita jika kita melakukan apa yang Dia katakan. Melakukan perintah-Nya akan membuat janji-janji-Nya digenapi dalam hidup kita. Tanyakan kepada Tuhan apakah anda masih memiliki dosa dalam hidup anda yang perlu diakui.

• IKUTI TUNTUNAN TUHAN BAHKAN KETIKA KEADAAN SULIT. Tidaklah selalu terasa menyenangkan ketika kita harus memikul salib kita. Allah mengijinkan kita menghadapi masa-masa sulit dan tidak ingin kita menjadi terlalu nyaman. Anda harus berkomitmen untuk mengikuti JalanNya bahkan ketika sulit (Yesaya 55:8-9).

• DENGAN RENDAH HATI, CARILAH TUNTUNAN TUHAN SETIAP HARI. Dengan rendah hati bawalah jadwal harian dan mingguan di hadapan Tuhan. Tetap rendah hati dan berjalanlah sehari demi sehari bersama dengan Tuhan (Mazmur 25:9).

• KITA HARUS MEMILIKI TELINGA YANG MAU MENDENGAR. Tuhan sering berbicara melalui suara kecil yang halus. Dia mungkin menaruh sebuah pemikiran ke dalam pikiran anda. Ia sering membimbing kita saat kita tidak menyadarinya. Kita harus mendengarkan pikiran-pikiran yang bersuara halus ini dan bertanya, "Tuhan, apakah Engkau sedang berbicara kepada saya?"

• AMBILLAH TINDAKAN KETIKA ANDA MENDENGAR SUARANYA. Kita harus melakukan semua yang Tuhan perintahkan agar kita lakukan. Alkitab mengatakan bahwa kita tidak boleh hanya mendengarkan Firman dan menipu diri kita sendiri, kita harus melakukan apa yang dikatakannya (Yakobus 1:22). Ada kalanya kita menunggu dan mendengarkan Tuhan dengan hati-hati, dan ada kalanya kita harus mengambil tindakan.

Kita perlu mengembangkan keterampilan untuk mendengarkan. Kita tidak mau menyia-nyiakan bahkan sebuah dorongan kecil dari Tuhan dalam setiap situasi kehidupan. Kita tidak harus mengetahui semua rincian. Seringkali kita hanya melihat apa yang ada di depan kita. Kita harus benar-benar berhati-hati mendengarkan bisikan Tuhan sama seperti anak muda dalam cerita di bawah ini mendengarkan instruksi dengan cermat.

Seorang pemuda melamar pekerjaan sebagai operator kode Morse. Dia mengikuti iklan di koran dan pergi ke alamat yang tercantum. Ia masuk ke dalam sebuah kantor besar yang bising dengan suara telegraf sebagai latar belakang. Sebuah tanda di meja menginstruksikan semua pelamar kerja untuk mengisi formulir dan menunggu sampai mereka dipanggil masuk ke dalam kantor. Pemuda itu selesai mengisi formulir dan duduk di mana tujuh pelamar lain sedang menunggu. Setelah beberapa menit, ia berdiri, dan berjalan menuju pintu kantor dan melangkah masuk.

Para pelamar lainnya bertanya-tanya apa yang terjadi. Beberapa menit kemudian pemuda itu keluar dari dalam ruangan kantor disertai oleh sang pewawancara. Pewawancara mengatakan, "Saudara-saudara, pekerjaan ini telah diisi oleh pemuda ini." Dengan menggerutu, salah satu dari mereka angkat bicara :" Tunggu sebentar, dia adalah orang yang terakhir datang, dan kami bahkan tidak pernah mendapat kesempatan untuk diwawancarai. Namun dia mendapatkan pekerjaan itu. Itu tidak adil." Pemilik kantor itu menjawab," Saya minta maaf, tapi sepanjang waktu kalian sudah duduk di sini, telegraf telah mengeluarkan pesan dalam kode Morse: 'Jika anda memahami pesannya, tentu anda masuk ke dalam , dan kalian mendapatkan pekerjaan ini." Tak satu pun dari kalian yang mendengarnya atau memahaminya. Pria muda ini mendengarnya dan melakukannya. Jadi pekerjaan ini adalah miliknya. "

Kita perlu belajar untuk mendengarkan seperti yang anak muda ini lakukan. Dia mendapatkan pekerjaan karena dia mendengarkan dengan hati-hati. Kita perlu belajar untuk mendengarkan suara Tuhan dengan hati-hati. Dia memiliki pekerjaan besar bagi mereka yang tahu bagaimana mendengar suara-Nya dan menaati Firman-Nya. Mendengar suara Tuhan memerlukan waktu seumur hidup. Ini adalah keterampilan yang tumbuh sementara kita mengembangkan hubungan kita dengan-Nya.

'Alat penghitung Geiger' adalah alat untuk mendeteksi keberadaan dan intensitas radiasi. Semakin dekat anda ke radiasi, makin kencang dan cepat bunyi klik yang dihasilkan alat tersebut. Dengan cara yang sama, ketika anda mengembangkan kemampuan mendengar suara Tuhan dalam hidup anda melalui Firman-Nya, keadaan anda , kedamaian-Nya di dalam hati anda , dll, penggalan-penggalan mulai datang bersama-sama. Anda memiliki kesaksian batin dari Roh Kudus, dan sistem bimbingan ilahi-Nya membantu Anda. Dia menunjukkan kepada anda ketika anda semakin dekat dengan kehendak-Nya. Seperti 'alat penghitung Geiger' , anda merasakan kekuatan bimbingan-Nya ketika anda mulai menyentuh kehendak-Nya yang sempurna bagi kehidupan anda.

Mendengar suara Tuhan merupakan tanggung jawab yang besar dan hak istimewa yang kita miliki. "Sementara anda mempelajari Alkitab, anda dapat merasakan bahwa Tuhan memiliki sesuatu untuk dikatakan langsung kepada anda melalui ayat-ayat yang anda baca. Ambil waktu untuk mempertimbangkan kenyataan mengagumkan bahwa Tuhan yang berfirman dan menciptakan alam semesta sekarang berbicara kepada anda. Jika Yesus dapat berfirman dan membangkitkan orang mati, menenangkan badai, mengusir setan, dan menyembuhkan yang tidak dapat disembuhkan, maka pengaruh apakah yang mungkin dimiliki oleh firmanNya atas hidup anda? "

Henry dan Richard Blackaby

Senin, 28 Oktober 2013

HENDAKNYA ROH YG MEMIMPIN JIWA


Pentingnya Berpaling Ke Dalam Roh.

Kejadian 3:6
“Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.”

Mengapa manusia bisa sok menjadi kepala dan melupakan kedudukannya sebagai istri?

Langkah pertama dalam proses kejatuhan manusia ini adalah kelalaian manusia dalam menggunakan rohnya.

Setelah manusia diciptakan, dia harus selalu memakai rohnya untuk berkontak dengan Allah dan hidup di depan-Nya. Saat manusia hidup menurut rohnya, dia terpelihara oleh Allah. Tetapi kapan kala manusia tidak memakai rohnya untuk berkontak dengan Allah, ia telah mengesampingkan dan mendahului Allah, akibatnya dia jatuh ke dalam tangan si jahat.

Langkah kedua adalah manusia justru memakai jiwanya (Kej. 3:2, 3; 6). Ketika berbicara dengan ular, Hawa lebih menggunakan pikirannya untuk beralasan. Lalu emosinya tergoda dan menginginkan buah pohon pengetahuan itu. Kemudian tekadnya memutuskan untuk mengambil buah itu.

Langkah ketiga adalah tubuhnya bertindak. Kapan kala jiwa memimpin, tubuh secara alami akan mengikuti. Jiwa mengarahkan tubuh. Pertama, mata melihat. Kedua, tangan mengambil. Ketiga, mulut memakan.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus selalu belajar memakai roh kita, dan membiarkan roh mengarahkan jiwa kita, yang pada akhirnya juga mengendalikan tubuh kita.

Kalau kita tidak memakai roh, sebaliknya memakai jiwa, kita melanggar kekepalaan sehingga jiwalah yang memimpin. Begitu jiwa mengambil pimpinan, ia akan mengendalikan tubuh kita untuk melakukan hal-hal yang melanggar Allah.
Oleh sebab itu betapa pentingnya kita harus berpaling ke dalam roh.

Sumber: FB

Rabu, 16 Oktober 2013

KEMACETAN ROHANI


Ibrani 12:1b
"....marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita."

"Kemacetan Rohani" sering dialami oleh orang KRISTIANI, terkadang sukacita pengabdian mengendur dan semangat KRISTIANI mulai menurun. Melayani dalam rumah TUHAN tidak lagi semenarik dulu dan ALKiTAB menjadi buku yang "terbuang".

Biasanya hanya karena satu "balok" yang menghambat aliran kehidupan kerohanian ini. "Balok" itu berupa dosa, kebiasaan yang buruk atau rasa dendam. Seringkali itu merupakan "balok" keegoisan dalam kehidupan yang menghalangi pertumbuhan seseorang dalam anugerah sehingga menyebabkan talenta orang KRISTIANI tersebut tidak dapat berkembang.

Baik dalam kehidupan persekutuan orang-orang KRISTIANI maupun dalam kehidupan pribadi sebagai orang KRISTIANI hambatan seperti itu dapat dihindari dengan pengakuan dosa dan pertobatan.

Inginkah Anda mengatasi "Kemacetan Rohani" ?

Cobalah resep dalam 1 Yohanes 1:9 : "jika kita mengaku dosa kita, maka DIA adalah setia dan adil, sehingga DIA akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."

* Dosa yang tidak diakui akan berkembang biak dalam tempat yang tersembunyi dan itu akan menggandakan kebencian *

Masih ada waktu untuk mengakui dosa dan bertobat di hadapan ALLAH.

GOD BLESS YOU ALL

Oleh: Perdatawan Wiedz

ADAKAH YG LAYAK DITOLONG TUHAN ?


Lukas 7:4-5
"Ia layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa kita dan dialah yang membangun rumah ibadat untuk kami."

Seorang teman mengeluh kepada kami dengan mengatakan bahwa ia kecewa kepada Tuhan. Menurutnya, ia telah banyak berkorban untuk pelayanan gereja, tetapi masalahnya justru semakin banyak dan tak kunjung selesai. Ia merasa layak ditolong, tetapi Tuhan seolah tak mau menolongnya.

Sebagai manusia kita tentu memiliki banyak harapan, dan kita berharap Tuhan mengabulkannya. Kita berharap bahwa ketaatan kita kepada-Nya selalu berbuah manis, bahwa Dia akan selalu memenuhi keinginan kita.

Ketika Tuhan tidak memenuhinya, kita kecewa dan menuduh Tuhan tidak adil.

Apakah memang harus seperti itu?

Bagi tua-tua Yahudi dalam bacaan hari ini tampaknya "ya", tetapi bagi Yesus "tidak".

Perhatikan bahwa Yesus membandingkan iman perwira itu dengan iman orang Israel.

Jadi, hamba perwira itu sembuh bukan karena perbuatan tuannya menolong orang Yahudi membangun rumah ibadat, melainkan karena imannya yang tidak tanggung-tanggung kepada Yesus.

Iman inilah yang membuat Yesus terheran-heran.

Karena itu, masihkah kita akan "menuntut" berkat Tuhan dengan mengandalkan perbuatan baik kita?

Apakah kita akan menyatakan bahwa kita layak ditolong karena kita telah banyak melayani, memberikan persembahan, menolong orang lain?

Perspektif semacam ini perlu diluruskan.

Pertama, kita akan ditolong bukan karena telah berbuat baik, melainkan karena kemurahan Tuhan.

Kedua, pertolongan-Nya tidak selalu berlangsung menurut waktu dan cara yang kita harapkan.

Maukah kita mengimaninya?

"PERTOLONGAN TUHAN ITU UNTUK MENDATANGKAN KEBAIKAN BAGI KITA, BUKAN UNTUK MEMBALAS KEBAIKAN KITA"

Salam Kasih..
Tuhan memberkati..

Oleh:  Piter Victor Wijaya Oei

Sabtu, 12 Oktober 2013

JANGAN BAWA TUHAN KE WILAYAH KITA


Dalam Lukas 12:13-14 dikisahkan orang yang datang kepada Tuhan agar membantunya dalam berbagi warisan. Tuhan Yesus menolak permintaan orang ini. Ini bukan berarti Tuhan menolak orang ini secara pribadi, tetapi yang ditolak adalah "bisnis"nya atau maksudnya menjadikan Tuhan Yesus menjadi hakim versinya untuk membagi harta. Melalui hal ini, kita mendapat pelajaran penting yaitu agar hendaknya kita tidak membawa Tuhan kepada bisnis kita sendiri yang tidak penting. Kalau kita berurusan dengan Tuhan, kita harus membawa diri masuk wilayah-Nya, bukan sebaliknya. Tuhan tahu apa yang baik, penting dan berguna bagi kehidupan kita. Kalau seseorang membawa Tuhan ke wilayahnya sendiri berarti ia merasa lebih bijaksana dari Tuhan dan ada INDIKASI mau MENGATUR Tuhan ( lihat apa yg banyak dishare orang zaman sekarang--> Contoh : Tips & Trik bagaimana mengalami berkat Tuhan, bagaimana ekonomi dipulihkan, kunci2 berkat,..dst ). Ini sama dengan orang-orang yang dikisahkan dalam Yohanes 6:25-26. Mereka berurusan dengan Tuhan karena roti, mereka mengharapkan pertolongan Tuhan bukan untuk masalah-masalah prinsip dalam kehidupan ini. Ini adalah masalah-masalah fana. Padahal masih ada masalah yang LEBIH PRINSIP dalam kehidupan ini. Orang-orang seperti ini seakan-akan berurusan dengan Tuhan hanya di bumi ini, selanjutnya di keabadian mereka tidak akan berurusan dengan Tuhan.

Orang yang melibatkan Tuhan hanya dalam masalah-masalah pemenuhan kebutuhan jasmani berarti hanya mau berurusan dengan Tuhan ketika memiliki tubuh jasmani di bumi ini. Tetapi kalau sudah tidak memiliki tubuh jasmani tidak berurusan dengan Tuhan lagi. Liciknya banyak orang hari ini berurusan dengan Tuhan hanya masalah-masalah jasmani bukan karena hendak menanggulangi masalah dosa dan masuk kepada proses penyempurnaan. Tetapi mereka tidak mau masuk neraka.

Penyesatan dewasa ini dalam banyak komunitas Kristen adalah menggiring pemikiran orang untuk mengandalkan Tuhan untuk masalah-masalah hidup hari ini, mengalami kuasa Tuhan hari ini sekarang di bumi untuk kesenangan duniawi mereka. Mereka tidak mempersoalkan dengan serius rencana Tuhan agar manusia kembali kepada rancangan semula-Nya. Hal ini menggiring jiwa kepada tujuan yang salah. Banyak orang berpikir sedang berurusan dengan Tuhan, dan dengan cara demikian akan berurusan dengan Tuhan selamanya di Surga nanti. Padahal mereka berurusan dengan diri sendiri. Mereka tidak akan dikenal oleh Allah Bapa di keabadian.

Tuhan Yesus menghendaki kita untuk MENDAHULUKAN Kerajaan Allah artinya yang harus diutamakan adalah bagaimana menjadi warga Kerajaan Sorga yang baik. Berurusan dengan Tuhan hanya dalam rangka mau menjadi warga Kerajaaan Sorga yang baik BUKAN karena hal lain.

_think again.the truth_

Sumber: FB

DOSA TIDAK BISA DIHAPUS DG PAHALA


KEMATIAN-KURBAN DI ZAMAN ADAM

Kematian-kurban memang eksis bagi Mesias, dan itu bukan bikinan atau diada-adakan oleh manusia. Ia sungguh telah dijanjikan Tuhan dan diteruskan turun-temurun sejak manusia pertama!

Adam dan Hawa dikala itu masih hidup dalam kenaifan budaya alam fauna dan flora. Keduanya tentu tidak bisa memahami apa itu “kematian-kurban.” Maka Tuhan harus mengkomunikasikannya secara bertahap dalam konsepsi, dengan ilustrasi, dan perlambangan darah yang harus ditumpah sebagai kurban penebus dosa. Dan sejak itu, Tuhan terus berjanji kepada manusia akan hal yang sama dari zaman ke zaman lewat nabi-nabiNya.

Kitab Kejadian 3:15, dimana Tuhan berkata kepada Iblis dalam ungkapan yang visioner, dan karenanya harus dipahami secara visioner pula:

“Berfirmanlah TUHAN kepada ular (si Iblis) itu: “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya. Keturunannya (akhirnya Yesus) akan meremukkan kepalamu (mengalahkan total), dan engkau akan meremukkan tumitnya (melukainya).”

Tampak sejak awal di Taman Eden, kepada Adam dan Hawa telah dijanjikan Tuhan akan datangnya satu sosok Mesias yang akan menyelamatkan keturunannya dengan mengalahkan kuasa setan (meremukkan kepalanya), namun dengan mengorbankan fisiknya (berdarah, remuk tumitnya). Ini adalah janji besar dari Tuhan sendiri.

Tidak cukup janji, Tuhan masih melanjutkannya dengan wujud tindakan, yang tentu masih bersifat perlambang visioner yang jauh ke depan. Ini ditemukan dalam ayat 21,

Kejadian 3:21
“Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk istrinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.”

Tampak bahwa Tuhan melakukan sebuah penganugerahan kasih kepada Adam dan Hawa dengan tindakan membuatkan cawat kulit binatang untuk menutupi ketelanjangan (dosa) mereka. Tuhan sendirilah yang berinisiatif menggantikan cawat daun-daunan yang dibuat oleh Adam dan Hawa bagi diri mereka (ayat 7), dikala Ia baru “terluka hatiNya” oleh dosa pelanggaran Adam! Bukankah itu suatu demontrasi kasih Tuhan yang luar biasa ajaib?

Tuhan tidak berkenan dengan cawat daun itu karena hal yang amat prinsip. Cawat daun “made in Adam-Hawa” itu tidak sah dimata Tuhan karena itu adalah lambang usaha diri manusia untuk menutupi ketelanjangan (dosa) mereka. Manusia tidak bisa mengusahakannya, dengan amal apapun! Keadilan dan kekudusan Tuhan tidak membiarkan satu dosa/kejahatan untuk dihapus oleh 1000 pahala. Satu kejahatan perkosaan misalnya, tetap harus dihukum, sekalipun sipemerkosa telah mendermakan pembangunan 1000 rumah ibadat!
Cawat daun-daun penutup ini hanya maya, khayalan manusia yang tidak bertahan dan sia-sia. Hanya cawat kulit “made-in-TUHAN” yang secara hakiki mampu menutup/menebus dosa manusia!

Kulit binatang muncul dari penyembelihan binatang. Ada kematian berdarah di sini. Diperkenalkan TUHAN untuk pertama kalinya suatu symbol korban-darah untuk “cawat penutup dosa.” Korban darah binatang ini telah memvisualisasikan sebuah analogi konsep kematian & penebusan yang dirancang TUHAN demi menyelamatkan Adam serta seluruh keturunannya, Hukum Musa berkata, “Nyawa makhluk ada dalam darahnya…dan tanpa penumpahan darah (korban) tak ada pengampunan” (Imamat 17:11, Ibrani 9:22). Sebab penutupan/penghapusan dosa manusia tidak bisa dilakukan oleh cawat daun usaha-diri manusia melainkan hanya oleh kasih-karunia Tuhan lewat kematian sang Mesias sebagai korban-penebusan.

Sumber: FB

Kamis, 26 September 2013

8 TRIK SETAN UNTUK MENGHANCURKAN GEREJA


Elaine, seorang mantan petinggi gereja setan sekaligus mantan penyihir ini bersaksi membongkar rencana dan trik-trik Iblis dalam usahanya menghancurkan gereja-gereja Kristen:

Selama tahun-tahunku di The Brotherhood (kelompok pemuja setan-red) aku amat sungguh-sungguh dilatih, dan aku ganti melatih orang lain, bagaimana cara menyelinap dan menghancurkan berbagai macam gereja. Tujuan Iblis adalah membuat setiap gereja Kristen seperti gereja di Laodikia yang digambarkan oleh Tuhan kita Yesus Kristus dalam Wahyu 3:15-16:

"Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas! Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku."

Gereja-gereja yang penuh dengan jemaat yang pasif yang tidak pernah terganggu untuk membaca atau mempelajari Alkitab, yang "secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakikatnya mereka memungkiri kekuatannya..." seperti yang dijelaskan dalam Timotius II:3:5, tidak menjadi ancaman bagi Iblis.

Kami diajar delapan hal penting sebagai rencana dasar untuk menyerang yang dapat disesuaikan di denominasi gereja manapun kami dikirimkan.

Kenyataan bahwa hampir semua pengikut Iblis yang memiliki tingkat tinggi secara teratur menghadiri kebaktian di gereja-gereja Kristen tidak perlu mengherankan bagi setiap orang. Yaitu, setiap orang yang menyediakan waktu untuk membaca firman Tuhan. Setiap orang Kristen dengan sangat jelas diperingatkan bahwa serangan Iblis akan datang dari dalam gereja sendiri - khususnya di zaman kemakmuran.

Ketika Paulus mengucapkan "selamat tinggal" kepada para penatua di Efesus, dia memberi mereka peringatan ini:

"Dan sekarang aku tahu, bahwa kamu tidak akan melihat mukaku lagi, kamu sekalian yang telah kukunjungi untuk memberitakan Kerajaan Allah. Sebab itu pada hari ini aku bersaksi kepadamu, bahwa aku bersih, tidak bersalah terhadap siapapun yang akan binasa. Sebab aku tidak lalai memberitakan seluruh maksud Allah kepadamu. Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri. Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu. Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan mengikut mereka. Sebab itu berjaga-jagalah dan ingatlah bahwa aku tiga tahun lamanya, siang malam, dengan tiada henti-hentinya menasihati kamu masing-masing dengan mencucurkan air mata." Kisah Para Rasul 20:25-31.

"Sebab orang-orang itu adalah rasul-rasul palsu, pekerja-pekerja curang, yang menyamar sebagai rasul-rasul Kristus. Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang. Jadi bukanlah suatu hal yang ganjil, jika pelayan-pelayannya menyamar sebagai pelayan-pelayan kebenaran. Kesudahan mereka akan setimpal dengan perbuatan mereka." II Korintus 11:13-15

"Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus." Yudas 1:4.

Ayat-ayat diatas menunjukkan dengan jelas sekali bahwa serangan Iblis akan datang dari dalam gereja-gereja kita. Kami tidak akan mencoba memulai perburuan terhadap pengikut Iblis, tetapi keinginan kami adalah untuk menunjukkan kepada Anda taktik-taktik utama yang digunakan Setan sehingga Anda dapat menghentikan aktivitas semacam ini di dalam gereja Anda sendiri. Masing-masing individu bertanggungjawab di hadapan Allah untuk menjadi waspada dan peka, untuk membaca dan sungguh-sungguh mempelajari firman Allah (Alkitab), secara seksama mendengarkan apa yang diajarkan di gereja mereka. Setiap ajaran yang tidak cocok dengan firman Allah harus dilawan, tidak peduli siapa yang mengajarkannya. Namun perlawanan itu harus dilakukan dengan kasih dan lemah lembut, tetapi tegas. Paulus emberikan beberapa nasihat yang sangat baik kepada Timotius tentang masalah ini:

Janganlah engkau keras terhadap orang yang tua, melainkan tegorlah dia sebagai bapa. Tegorlah orang-orang muda sebagai saudaramu, perempuan-perempuan tua sebagai ibu dan perempuan-perempuan muda sebagai adikmu dengan penuh kemurnian. 1 Timotius 5:1-2.

Kata "tegurlah" berarti meminta dengan sangat, memohon; memohon dengan sangat hormat. Jangan lupa bahwa Yesus mengasihi orang-orang ini dan telah mati bagi mereka sebagaimana Dia telah mati untuk Anda dan aku. Tujuan Anda bukan untuk membongkar mereka, tetapi untuk mengendalikan mereka dan membuat mereka supaya diselamatkan.

Harap jangan melupakan pengalamanku ini. Gereja kecil dimana aku dikirim untuk menghancurkannya mengetahui bahwa aku adalah seorang tukang sihir, namun mereka tidak secara terang-terangan membongkar diriku atau menentangku. Jika mereka melakukan hal itu pasti aku sudah terbunuh dengan segera. Sebaliknya, mereka mengasihiku, mengendalikan diriku sehingga aku tidak bisa membawa doktrin yang menghancurkan dan mereka juga berdoa bagiku sampai akhirnya aku diselamatkan.

Berikut ini adalah 8 hal utama dari serangan yang diajarkan Iblis kepada hamba-hambanya untuk dipergunakan dalam menghancurkan gereja-gereja Kristen.

1) PERNYATAAN IMAN.

Pertama-tama, semua pengikut Iblis harus membuat "pernyataan iman." Dia harus berpura-pura untuk diselamatkan agar bisa memperoleh kepercayaan dari jemaat gereja. Di gereja-gereja yang mengadakan tantangan, orang itu akan maju ke depan, biasanya dengan air mata, dan berpura-pura untuk "diselamatkan." Jika gereja yang khusus itu adalah gereja kharismatik yang sangat menekankan tentang karunia berbahasa lidah maka pengikut Iblis itu akan berbahasa lidah juga. Ini bukan masalah, setan-setan dapat berbahasa lidah dengan amat mudah. Ingat bahwa ketika aku didiami oleh Mann-Chan (salah satu roh jahat yang cukup kuat - red), aku dapat berbicara dengan pejabat-pejabat tinggi negara asing dalam bahasa mereka secara lancar. Inilah mengapa Tuhan begitu menekankan pentingnya ada penafsiran:

"Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun. Jika ada yang berkata-kata dengan bahasa roh, biarlah dua atau sebanyak-banyaknya tiga orang, seorang demi seorang, dan harus ada seorang lain untuk menafsirkannya. Jika tidak ada orang yang dapat menafsirkannya, hendaklah mereka berdiam diri dalam pertemuan Jemaat dan hanya boleh berkata-kata kepada dirinya sendiri dan kepada Allah." I Korintus 14:26-28.

Sayang, berapa banyak kerusakan yang dilakukan karena gereja-gereja tidak memperhatikan peringatan yang sederhana ini. Sudah menjadi kebiasaan di gereja-gereja kharismatik dimana banyak orang berbicara dan berdoa dalam bahasa lidah pada waktu yang sama tanpa adan yang menafsirkan selama kebaktian dan persekutuan doa. Pengikut Iblis mengambil banyak keuntungan dari sini. Selama aku melayani Iblis, aku berbicara dalam bahasa lidah secara teratur didalam setiap ibadah dan persekutuan doa, demikian juga yang dilakukan pengikut Iblis lainnya yang bekerja sama denganku. Tidak ada seorangpun yang menafsirkannya. Kami mengutuki gereja. pendeta, seluruh jemaat dan Allah! Dan Tidak seorang pun tahu! Kami menasehati gereja-gereja di manapun berada supaya memperhatikan firman Tuhan ini. Apabila Anda datang bersekutu dalam suatu kelompok, batasilah penggunaan bahasa lidah Anda seperti yang dianjurkan firman Tuhan. Jika Anda melakukan hal ini, berarti Anda telah mengambil langkah yang penting sekali untuk menahan serangan Iblis atas diri Anda.

Tiga bagian Firman Tuhan yang sering diabaikan oleh kebanyakan gereja adalah:

"Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia." I Yohanes 4:1-3.

"Jawab-Nya: Waspadalah, supaya kamu jangan disesatkan. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku.." Lukas 21:8.

"Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!" Matius 7:21-23.

Ini kelihatannya menjadi salah satu hal yang paling membingungkan diantara orang-orang Kristen. Para pengikut Iblis dapat dan benar-benar menggunakan nama Yesus. Mereka dapat mengajar dan berkotbah tentang Yesus, mereka dapat menggunakan nama Yesus dalam doa, dan sebagainya. Ayat-ayat firman Tuhan yang hanya dikutip dari Lukas dan Matius secara jelas menunjukkan hal ini. Satu hal yang tidak bisa mereka lakukan adalah lulus dalam tes yang diberikan dalam I Yohanes 4. Mereka tidak bisa menatap mata Anda dan berkata, "Yesus Kristus yang adalah Allah, yang telah datang menjadi manusia,mati di kayu salib dan tiga hari kemudian bangkit dari antara orang mati dan sekarang duduk di sebelah kanan Allah Bapa, Yesus inilah Juru Selamat dan Tuhanku." Oh, mereka dapat berkata, "Yesus menyelamatkan aku." Namun, Yesus yang manakah yang sedang mereka bicarakan? Yesus sendiri berkata bahwa banyak orang yang akan muncul dengan menyatakan diri sebagai diri-Nya. Mereka dapat juga membaca atau menirukan pengakuan dan pernyataan iman di dalam Yesus Kristus. Mereka dapat dan benar-benar membaca Alkitab. Jika Anda bertanya kepada mereka apakah Yesus Kristus yang telah menjelma menjadi manusia adalah Juru Selamat mereka, maka mereka bisa berbohong dan berkata "Ya". Namun mereka tidak dapat, dengan mulut mereka sendiri, membuat pernyataan seperti yang disampaikan diatas. Allah telah memberikan kepada kita sebuah ujian untuk digunakan. Marilah kita menggunakan firman Allah.

2) MEMBANGUN KREDIBILITAS.

Para pengikut Iblis membangun kredibilitas d antara gereja-gereja Kristen dengan berbagai macam cara, tergantung pada gereja tertentu. Mereka merupakan para pengunjung tetap. Mereka bisa diharapkan untuk selalu siap dan bersedia membantu dalam setiap proyek pelayanan. Mereka tidak hanya membangun kredibilitas dengan cara seperti ini, namun mereka juga amat mengenal gereja dan anggota jemaatnya. Sangat mudah dan cepat bagi mereka untuk mengetahui siapakah yang benar-benar menyerahkan diri kepada Kristus dan siapakah yang tidak sungguh-sungguh.

3) MENGHANCURKAN DASAR DOA.

"Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk segala orang kudus." Efesus 6:18.

Satu tujuan yang terpenting dari pada pengikut Iblis adalah untuk menghancurkan kehidupan doa dalam gereja. Ada begitu banyak ayat dalam Alkitab mengenai doa sehingga kami tidak bisa mendaftarnya semuanya. Gereja yang kuat adalah gereja yang berdoa. Doa memerlukan kedisplinan diri, tapi sayangnya sebagian besar orang Kristenhanya menyediakan sangat sedikit waktu untuk berdoa. Biarlah aku menceritakan kepada Anda kisah nyata tentang bagaimana cara seorang pengikut Iblis menghancurkan kuasa dalam gereja dimana aku dulu dilepaskan. Rebecca dan aku amat bersedih hati atas apa yang telah terjadi, namun kami tidak mampu membuat para pemimpin gereja itu mendengarkan kami.

Tak lama setelah aku benar-benar dilepaskan, kami merasa terkejut sekali melihat pendeta kepala dari coven yang besar dan kuat di kota dimana gereja kami berada,mulai menghadiri gereja kami. Aku mengenal orang ini dan keluarganya secara pribadi ketika aku masih menjadi pengikut Iblis, dan dia pun secara pribadi telah mengancam Rebecca maupun diriku lebih dari satu kesempatan. Hanya dalam waktu dua tahun, dia dan teman-temannya berhasil menghancurkan sama sekali gereja yang luar biasa dan kuat ini! Berulang kali Rebecca dan aku telah memohon dengan sangat disertai cucuran air mata kepada pendeta maupun para penatua gereja, namun mereka tidak mau mendengarkan kami. Kami tidak bisa menuduh "Roh" (bukan namanya yang sebenarnya) sebagai pengikut Iblis, tentu saja karena kami tidak memiliki bukti. Hanya perkataan kamilah yang menunjukkan bahwa kami melawannya. Tetapi kami telah sungguh-sungguh berusaha untuk menunjukkan kepada pendeta dan dua orang penatua lebih dari satu kesempatan bahwa buah-buah dalam hidupnya tidak sesuai dengan Alkitab. Inilah yang telah dia kerjakan.

Roy amat kaya. Dia menjadi anggota gereja tak lama setelah dia mulai menghadirinya. Dia menyatakan bahwa dirinya amat memahami Alkitab, yang kenyataannya memang benar. Dia sumbangan dalam jumlah yang amat besar kepada gereja, menghadiri setiap pertemuan dan aktivitas yang diadakan, dan bergabung dalam grup koor. Pada waktu itu gereja kami memiliki persekutuan doa yang sangat kuat setiap Rabu malam. Setiap minggunya 200-300 orang menghadiri persekutuan doa dan berdoa sebagai satu tubuh yang bersatu. Kami mengadakan persekutuan doa yang amat kuat sehingga kuasa Roh Kudus benar-benar menggoncangkan bangunan gereja. Orang-orang ini memang serius dengan doa.

Kemudian, seperti yang telah diharapkan, gereja mengalami pertumbuhan yang luar biasa. Anggotanya bertumbuh mulai dari 300 menjadi lebih dari seribu orang dalam waktu kurang daris setahun. Ini merupakan saat yang amat berbahaya bagi setiap gereja. Pendeta dan penatua tidak lagi dapat mengenali setiap anggotanya secara pribadi. Mereka tidak membangun cabang gereja baru untuk memenuhi kebutuhan ini. Sebaliknya, mereka memperbesar bangunan gereja, dan gereja itu terus bertumbuh dengan pesatnya. Setiap orang berpikir bahwa mereka sedang diberkati Allah secara berlimpah - dan memang benar. Namun, banyak diantara pada pendatang yang baru sesungguhnya adalah para pengikut Iblis yang berlagak sebagai orang-orang Kristen. Kurang dari 6 bulan setelah bergabung dengan gereja itu, Roy mulai melakukan aksinya dan mengatakan kepada gereja bahwa Allah telah menaruhkan beban yang amat berat dalam hatinya bagi Amerika. Dia mengatakan bahwa Allah menghendaki agar orang-orang dalam gereja itu mulai datang seminggu sekali pada siang hari untuk berdoa selama satu jam bagi negara itu. Dia bersedia untuk memimpin kelom pok itu. Setiap orang berpikir bahwa ini merupakan hal yang luar biasa, dan Roy pun makin terpandang saja di gereja. Dalam waktu dua bulan dia dipilih menjadi penatua, dan tidak lama kemudian dia terpilih menjadi anggota dewan pemimpin dalam gereja.

Kira-kira 4 bulan setelah pembentukan kelompok "Doa bagi Amerika", dia melancarkan dua serangan berikutnya. Dia bersama istrinya dan sekitar 20 anggota koor dengan nada memelas mengatakan kepada pemimpin koor bahwa mereka mesti berhenti mengikut berlatih koor karena kegiatan itu "terlalu banyak menyita waktu mereka bagi keluarga." Mereka menyatakan bahwa beban mereka terlalu berat jika harus menghadiri persekutuan doa setiap Rabu malam, kemudian langsung berlatih koor, setelah persekutuan doa. Tidak perlu dikatakan, tidak lama kemudian pimpinan koor itu mendatangi para penatua untuk membicarakan tentang latihan koor selama persekutuan doa, dan "Tentu saja mengadakan persekutuan doa mereka sendiri sebelum latihan." Para penatua itu setuju, dan 20 anggota bergabung lagi. Serangan pertama sukses. Karena anggota koor itu besar , maka sebagian besar anggota gereja lantas memilih mengikuti latihan koor, dan mereka tidak lagi mengikuti persekutuan doa yang amat berkuasa itu. Kebanyakan dari anggota gereja lainnya mulai berpikir apakah persekutuan doa itu penting sekali.

Kurang lebih sebulan setelah kemenangan dengan koor, Roy menyerang pada suatu pertemuan para penatua maupun dewan pimpinan. Roy mengatakan kepada mereka bahwa karena pertumbuhan anggota gereja yang amat pesat, maka tidak cukup lagi waktu yang dibutuhkan untuk mengajar mereka satu per satu agar bertumbuh di dalam Tuhan, atau bagaimana cara menyampaikan Injil kepada orang lain. Dia mengatakan bahwa Sekolah Minggu sama sekali tidak bisa melakukan hal itu. Dia juga menunjukkan kenyataan bahwa orang-orang tidak bisa mengenal satu sama lain secara pribadi seperti dulu lagi ketika gereja mereka masih kecil. Semua pendapatnya itu betul. NAMUN pemecahannya atas masalah itu adalah menghentikan persekutuan doa yang besar itu dan membaginya menjadi beberapa persekutuan yang lebih kecil yang disebut "kelompok pemuridan", dimana mereka bisa "diajar secara individu" bagaimana agar bisa "bertumbuh dan menginjili" serta dapat mengenal satu sama lain dengan lebih baik. Pendeta, para penatua dan dewan pimpinan gereja menelan umpan yang dia tawarkan, dan tenggelam.

Persekutuan doa dibubarkan dan kelompok-kelompok pemuridan yang kecil dibentuk. Tentu saja, Roylah yang bertugas membentuk kelompok-kelompok ini. Orang-orang yang dia pilih untuk memimpin mereka kebanyakan adalah para pengikut Iblis. Doa dan kuasa dari gereja itu telah dihancurkan!

Rebecca dan aku menemui pendeta maupun beberapa penatua dengan air mata, mencoba untuk menunjukkan kepada mereka secara Alkitabiah bahwa persekutuan doa yang penuh kuasa merupakan tulang punggung gereja. Mereka tidak mau mendengarkan kami. Dari masing-masing mereka kami mendengar alasan yang sama, "Roy adalah orang pertama yang mengetahui pentingnya doa. Perhatikan bagaimana dia memulai kelompok Doa bagi Amerika."

4) GOSIP.

Apabila dasar doa dalam gereja telah dihancurkan, maka para pengikut Iblis akan bebas melakukan apa saja yang mereka inginkan. Salah satu hal yang paling mudah digunakan adalah gosip. Gosip adalah senjata utama Iblis. Amat sedikit orang yang cukup kuat untuk tidak meneruskan gosip yang telah mereka dengar. Para pengikut Iblis dengan mudah dapat menghancurkan kredibilitas pendeta atau orang Kristen yang sungguh-sungguh di dalam sebuah gereja dengan cara menimbulkan gosip.

Kami menghimbau seluruh penatua gereja supaya benar-benar waspada. Jangan sekali-kali pergi sendirian ke rumah salah seorang anggota gereja yang berlainan jenis kelaminnya untuk membantu atau membimbing mereka. Anda dapat dijebak dengan mudah sekali. Sungguhpun Anda tidak berbuat sesuatu yang kelihatannya salah, tapi siapakah yang dapat membuktikannya? Ada banyak karier seorang pendeta yang telah dihancurkan karena langkah seperti ini. I Tesalonika 5:22 mengatakan, "Jauhkanlah dirimu dari segala jenis kejahatan." Setiap orang Kristen harus dengan hati-hati mentaati ayat firman Tuhan ini.

5) MENGAJAR DAN MENGUBAH DOKTRIN

Pengikut Iblis amat ingin mendapatkan posisi untuk mengajar di gereja-gereja. Mereka dapat mengakibatkan kerusakan yang amat luar biasa dalam posisi-posisi seperti ini. Apakah Anda benar-benar tahu dimanakah para pengajar Sekolah Minggu Anda berdiri dengan Tuhan? Apakah Anda sungguh-sungguh tahu segala sesuatu yang mereka ajarkan kepada anak-anak Anda? Ataukah itu biar menjadi urusan orang lain saja? Aku dulu pernah mengajar Sekolah Minggu di sebuah gereja kharismatik di kotaku selama beberapa tahun, dan diberi kesempatan untuk memimpin serta mengajar koor pemuda, sedangkan pada saat yang bersamaan aku melayani Iblis. Kini hatiku hancur saat memikirkan tentang kehidupan banyak orang muda yang telah kuhancurkan dengan cara merekrut mereka menjadi pengikut Iblis melalui kelas-kelas yang kupimpin, dan tidak terbilang lainnya yang waktunya kubuang percuma dengan tidak mengajarkan kepada mereka tentang Injil Yesus Kristus yang benar.

Jangan tertipu. Sejumlah pendeta dari gereja-gereja yang besar dan kaya di negara kami adalah para pengikut Iblis. Pengaruh mereka sangat hebat, dan mereka dapat melakukan apa saja yang mereka inginkan karena kebanyakan orang Kristen dimana-mana terlalu malas dalam mempelajari Alkitab secara pribadi untuk mengecek segala sesuatu yang mereka katakan!

Ada tiga hal dasar yang paling gencar diajarkan oleh para pengikut Iblis:

a) Doa. Mereka membuat doa menjadi prosedur yang demikian rumit. Mereka seringkali mengajarkan bahwa ada sejumlah langkah yang harus dilalui orang percaya agar mereka bisa yakin bahwa mereka benar-benar memiliki hubungan yang "benar" dengan Allah sebelum mereka dapat memiliki kuasa dalam doa, atau bahkan sebelum Allah dapat mendengar mereka. Mereka menggunakan dan memutarbalikkan banyak ayat Alkitab untuk menjadikan doktrin mereka yang begitu keliru supaya kelihatan benar. Tidak terhitung jumlah orang yang menjadi lemah sekali dalam doa karena doa dinyatakan sebagai beban yang begitu berat dan hal yang amat kompleks. Kami menganjurkan setiap orang untuk mempelajari Ibrani 4:14-16:

"Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita. Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya." Ibrani 4:14-16.

b) Salah satu doktrin Iblis yang paling menghancurkan pada masa kini adalah berita tentang sehat dan kaya. Salah satu cara terbaik untuk menghalangi orang agar tidak bersedia menderita apapun untuk menolong seorang saudara dan untuk melemahkan orang Kristen yang sungguh-sungguh dalam mengalami aniaya (ini benar-benar terjadi di negara kami setiap hari) adalah ajaran bahwa setiap orang Kristen harus sehat setiap waktu dan kaya. Seseorang yang tidak seperti itu berarti gagal di dalam sebagian hidupnya. Ayat-ayat yang menunjukkan tentang kesalahan doktrin itu terlalu banyak jumlahnya untuk didaftar. Salah satu ayat singkat yang meringkas itu semua menyatakan:

"Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya." II Timotius 3:12.

Coba perhatikan bahwa tidak ada batasan mengenai aniaya macam apakah yang akan diderita orang percaya - ini dapat berarti secara keuangan, fisik atau emosional.

c) Doktrin kasih - "Kita tidak dapat menghakimi setiap orang." Para pengikut Iblis melindungi diri mereka sendiri dengan doktrin ini, dan orang Kristen yang pasif tidak ingin menginjak kaki siapapun. Mereka hanya tidak ingin diganggu karena jika mereka melakukan hal itu, maka kehidupan mereka yang sudah terencana dengan baik, tenteram dan berkelimpahan tidak akan seperti itu lagi.

6) MENGHANCURKAN KESATUAN KELUARGA.

Iblis tahu bahwa jika dia berhasil menghancurkan kesatuan keluarga, maka dia dapat juga menghancurkan kesatuan dalam gereja, dan perlu aku tambahkan, menghancurkan negara juga. Pengikut Iblis di dalam gereja Kristen bekerja keras untuk memisahkan keluarga. Mereka mulai melaksanakan berbagai macam program bagi kaum remaja, anak-anak usia sekolah, dan anak-anak prasekolah. Mereka mengembangkan program-program yang terpisah bagi kaum wanita dan pria, sehingga mencoba memisahkan orang tua sesering mungkin.

Anak-anak perlu mendengarkan kotbah-kotbah dan mengikuti persekutuan-persekutuan doa sama banyaknya dengan orang tua mereka. Dengan jelas Alkitab menunjukkan prinsip belajar bersama dalam keluarga. Anak-anak belajar menghormati Allah maupun gereja dengan belajar duduk tenang di gereja dan mendengarkan pendetanya. Segera setelah berbagai program dibuat bagi kaum muda yang memisahkan mereka dari kebaktian utama, mereka kehilangan rasa hormat kepada pendeta dan gereja. MEREKA merasa tidak perlu duduk dan mendengarkan pendeta, dia sudah terlalu membosankan. Inilah sikap yang dengan cepat sekali mereka kembangkan.

7) MENGHENTIKAN SEMUA AJARAN YG AKURAT TENTANG IBLIS.

"Supaya Iblis jangan beroleh keuntungan atas kita, sebab kita tahu apa maksudnya." II Korintus 2:11

"Umatku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka aku juga akan melupakan anak-anakmu." Hosea 4:6

"Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya." I Petrus 5:8

"Dan inilah hukuman itu: Terang telah datang ke dalam dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan daripada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat." Yohanes 3:19.

Salah satu sasaran utama Iblis dan antek-anteknya adalah untuk mencegah setiap ajaran tentang dia atau aktivitasnya. Selama orang tetap bersikap acuh-tak acuh terhadap Iblis, dia tidak akan dihalangi dalam melakukan segala sesuatu yang dikehendakinya. Para pengikut Iblis selalu diperintahkan untuk mencegah setiap pengajaran tentang Iblis di dalam gereja yang mereka hadiri.

Alasannya banyak. Mereka mengatakan bahwa setiap pengajaran tentang Iblis memuliakan dia, membuat pikiran orang jauh dari Tuhan, menggoda orang untuk datang kepada Iblis dan dst. Firman Allah secara jelas banyak mengajar tentang Iblis, dan mengingatkan kita bahwa jika kita acuh tak acuh terhadap musuh kita itu, maka dia pasti akan mengambil keuntungan dari kita.

Sebuah pembacaan mantera yang sederhana oleh seorang pengikut Iblis berpangkat tinggi akan memerintahkan roh jahat untuk mengganggu setiap orang yang menghadiri gereja dimana dia juga hadir. Tujuan roh jahat ini adalah untuk berjaga-jaga dan begitu seseorang mengatakan sesuatu tentang Iblis, maka roh jahat itu memasukkan pikiran ke dalam benak orang itu sehingga dia tidak usah mendengarkan segala sesuatu yang disampaikan tentang Iblis.

Awas, ada anggota gereja yang mengeluh paling keras terhadap setiap ajaran tentang Iblis dan segala taktiknya, mungkin akan berubah menjadi pengikut Iblis pada akhirnya.

8) SERANGAN LANGSUNG OLEH TUKANG SIHIR MELAWAN PARA ANGGOTA GEREJA YG UTAMA.

Inilah alasan lainnya mengapa doa begitu penting. Setiap pendeta dan para pemimpin gereja dan/atau anggota jemaat yang benar-benar berdiri di pihak Tuhan dan melawan Iblis akan mendapat serangan yang luar biasa dari para pengikut Iblis.

Mereka akan ditimpa oleh berbagai macam penyakit jasmani, kesukaran dalam berkonsentrasi, kebingungan, kelelahan, kesukaran dalam berdoa, dll. Para pemimpin gereja manapun harus terus-menerus didukung dalam doa oleh segenap anggota jemaat. Apabila dasar doa seperti ini telah hilang, maka pendeta dan pemimpin-pemimpin gereja akan menghadapi serangan-serangan itu sendirian. Seringkali mereka dikalahkan. Itulah sebabnya mengapa Paulus meminta agar saudara-saudara seimannya berdoa baginya pada bagian akhir sebagian besar surat yang ditulisnya.

Sejumlah besar gereja Kristen yang mati dan tidak berdaya di Amerika Serikat pada masa kini merupakan saksi bagi keberhasilan taktik Iblis yang direncanakan dengan cermat. Doa kami ialah agar setiap orang Kristen yang membaca buku ini akan menghadap Tuhan di dalam doa dan meminta petunjuk-Nya untuk mengetahui cara berperang menghadapi serangan semacam ini dalam gerejaNya.

Dikutip dari buku "Bebas dari cengkeraman setan" by. Rebecca Brown

Rabu, 18 September 2013

CARA MENDENGAR SUARA TUHAN


Dasar FT:
  • Yoh 10:4 -> domba KENAL suara gembala, dan mengikuti suara gembalanya
  • Yes 50:46 -> telinga seorang Murid harus dipertajam setiap pagi

1
Seluruh Firman Tuhan dalam alkitab adalah Suara Tuhan (2 Tim 3:16)

2
Ayat-ayat yang tiba-tiba terbuka (saat membaca atau mendengar FT), dan kita mendapat pengertian yang baru (Luk 24:45)

3
5 Jawatan Pelayanan (Nabi-Guru-Rasul-Pengajar-Penginjil). 5 jawatan disediakan Tuhan untuk setiap gerejaNya (1 Kor 12:28)

4
Suara hati/ nurani: suara kecil di hati kita. Suara hati/nurani selalu menyuarakan Roh, tapi umumnya/biasanya jiwa kita (pikiran-perasaan-kehendak) lebih kuat.
Supaya Roh kita lebih kuat dari jiwa, maka Roh harus banyak diberi makan:
membaca FT, berdoa, memuji dan menyembah Tuhan (praise & worship), saat teduh. Rm 2:14-15, Rm 9:1

5
Kesaksian Roh Kudus (Ibr 10:15)
contoh: hati kita tergerak oleh kesaksian yang kata-katanya tidak jelas, gagap, terbata-bata; tapi tidak tergerak oleh suatu kesaksian yg berapi-api

6
Pujian - Allah berbicara melalui lirik lagu dalam pujian dan penyembahan (Ayb 35:10)

7
Kesan tertentu yang ditampilkan/dimunculkan Roh Kudus tentang seseorang (Kis 14:9b)

8
Ijin atau larangan Roh Kudus, berupa rasa mantap atau ragu-ragu (Kis 16:6-7)
Walau keadaan semua mendukung, tapi di hati deg-degan atau ragu-ragu, itu berarti larangan Roh Kudus, sebaiknya tidak dilakukan.
Walau keadaan sangat tidak mendukung, tapi hati tenang, ada damai sejahtera, mantap, itu adalah ijin Roh Kudus.

9
Pikiran yang datang dengan tiba-tiba, yang membawa kebaikan, misal: tiba-tiba ingin berdoa
Cara kerja pemikiran manusia adalah bertahap. Jika sesuatu yang baik tiba-tiba masuk pikiran kita tanpa melalui proses berpikir normal, berarti itu suara Tuhan

10
Rhema = Roh Kudus mengingatkan kita kepada hal-hal yang pernah kita baca, terutama FT, misal: saat keadaan normal, tidak ada apa-apa, tiba-tiba diingatkan pada satu ayat atau perikop FT untuk melakukan sesuatu

11
Bagian tubuh yang dibuat peka, misal: saat mendoakan orang sakit, bagian tubuh kita yang terasa sakit adalah bagian tubuh orang tersebut yang harus kita doakan

12
Mimpi yang dari Tuhan (Yoel 2:28)
Ciri-ciri: jelas, real/nyata-saat terbangun kita masih ingat, jika tidak tahu artinya bisa ditanyakan kepada hamba Tuhan.
Mimpi bisa juga dari iblis, maka sebelum tidur sebaiknya semua masalah kita bereskan sehingga Tuhan bisa bicara kepada kita melalui mimpi.
Mimpi yang berisi simbol bisa diartikan dengan mencari simbol tersebut dalam Alkitab, misal: mandi = sedang dibersihkan, mendapat jubah=mendapat jabatan atau pengurapan, menggembalakan domba kecil=dipanggil jadi guru sekolah minggu

13
Nubuat (Yoel 2:28): bisa melalui hamba Tuhan berkarunia nubuatan, FT, atau mimpi.
Melalui FT: dapat FT yang belum pernah kita alami.

14
Pengelihatan (Yoel 2:28), jelas - melihat dunia roh senyata dunia fisik, tidak jelas - hanya terlihat saat mata terpejam, bayangan.

15
Suara audible - suara yang jelas terdengar (Luk 3:22)
Jarang terjadi, biasanya untuk hal-hal yang mendesak/urgent, kepada orang yang belum pernah dengar suara Tuhan atau kenal Tuhan, atau jika seseorang benar-benar karib dan dekat dengan Tuhan

16
Malaikat Tuhan. Tuhan sering kirim malaikat untuk berbicara dan bertindak (Luk 1:26-38)

17
Menafsirkan bahasa Roh (1 Kor 12:10b)

18
Kata-kata hikmat dan pengetahuan (1 Kor 12:10), misal: nasehat orang tua kepada anaknya atau orang yang lebih muda, seringkali digunakan Tuhan untuk berbicara, maka harus kita hargai.

19
Karunia membedakan roh (1 Kor 12:10), misal: bisa mendeteksi orang lain meski yang bersangkutan tidak bercerita atau bersikap seolah baik-baik saja
(benar-salah, dosa tertentu, sedih,dll)

20
Intuisi/feeling dan keadaan.
Intuisi/feeling : perasaan yang di-kuduskan sehingga dapat dipakai Tuhan
Keadaan: keadaan tertentu yang mendukung atau memaksa kita untuk bertindak

Sumber: 20 Cara Mendengar Suara Tuhan - Iin Wenas Cipto

Copas : Kaleb Antonius Fw

Selasa, 30 Juli 2013

IBLIS PANGUASA ALAM MAUT


Dengan banyaknya kesaksian dari orang percaya yg diijinkan Tuhan untuk mengunjungi neraka untuk menjadi kesaksian bagi dunia, maka banyak pula timbul pertanyaan yg berkaitan dengan kesaksian tsb.

1. APAKAH SUDAH ADA ORANG MASUK NERAKA, PADAHAL BELUM PENGHAKIMAN TERAKHIR ?

Neraka yg dilihat orang percaya tsb adalah maut atau disebut juga alam maut, kerajaan maut dan dunia orang mati.

Begitu orang berdosa mati, maka dia akan langsung turun kedalam kerajaan maut, sebuah dunia yg digambarkan berada dibawah tanah atau didalam bumi, seperti yg tertulis di:

Roma 6:23  Sebab upah dosa ialah maut; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Tuhan Yesus juga menyebut tentang alam maut seperti tertulis di:

Lukas 16:23  Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

Perlu diperhatikan bahwa alam maut berbeda dengan lautan api, walaupun alam maut mempunyai beberapa kesamaan, antara lain: adanya siksaan, adanya api kekal, orang yg masuk sana tidak bisa mati lagi sebab hidupnya sudah abadi di neraka.

Sedangkan lautan api adalah alam siksaan kekal sesudah penghakiman terakhir nanti, dimana maut dan kerajaan maut akan dilemparkan kedalamnya. Karena itu dapat dibayangkan bahwa lautan api ini jauh lebih luas dibanding alam maut sebab alam maut dapat muat dilempar ke sana.

Wahyu 20:14  Lalu maut dan kerajaan maut itu dilemparkanlah ke dalam lautan api. Itulah kematian yang kedua: lautan api.

Rupanya Tuhan sudah memperlihatkan lautan api ini kepada seorang yg bernama THOMAS WELCH dalam kisahnya yg dapat saudara baca di http://ajaibtuhanku.blogspot.com/2013/05/mujizat-di-oregon-thomas-welch.html , dimana dia melihat lautan api ini masih kosong.


2. APAKAH IBLIS DAPAT MENYIKSA MANUSIA DI NERAKA, PADAHAL SEHARUSNYA IBLIS JUGA DIHUKUM DISANA ?

Perlu saudara ketahui bahwa saat ini belum waktunya iblis dihukum, dan iblis pernah protes pada jaman Tuhan Yesus dahulu melayani di israel.

Matius 8:29  Dan mereka itupun berteriak, katanya: "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau ke mari untuk menyiksa kami sebelum waktunya?"

Nanti saat penghukuman iblis akan tiba pada saat akhir dari kerajaan 1000 tahun di bumi yg mana Tuhan Yesus akan menjadi raja dari seluruh bumi, maka dapat dilihat betapa besarnya sifat panjang sabar dari Tuhan kita.

Wahyu 20:10  dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.

Selama waktu sebelum iblis dihukum, dia masih bebas di bumi ini bahkan berkuasa di alam maut sehingga bisa menyiksa manusia di neraka

Ibrani 2:14  Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

Sedikit sisipan kesaksian penulis.
***************************************************************************************************
Penulis sudah lama berdoa menanyakan tentang hal ini, lalu pada suatu hari sedang penulis memikirkan tentang mengapa iblis bisa menyiksa orang di neraka, tiba-tiba Tuhan memberi pikiran tentang penguasa kerajaan maut, lalu timbul pengertian dalam pikiran penulis bahwa harus mencari topik itu di alkitab, setelah beberapa kali mengganti kata pencari di alkitab sabda maka penulis menemukan ayat Ibrani 2:14 tsb, yang mana pada waktu yg lalu penulis juga pernah bertanya mengapa iblis disebutkan berkuasa atas maut tanpa pernah menghubungkan dengan peristiwa kesaksian di neraka, rupanya Tuhan Roh Kudus mengingatkan kebenaran ayat diatas sekaligus menjawab pertanyaan saudara yg keheranan seperti saya dahulu

Padahal pada saat membaca ayat tsb dulu penulis berkesimpulan bahwa Tuhan sedang mengolok iblis sebab Tuhan tahu iblis bakal menjadi penghuni kekal di neraka, rupanya penulis salah dalam hal ini, iblis akan menjadi penghuni kekal di lautan api, bukan di alam maut.
***************************************************************************************************


Jadi saat ini di neraka iblis tidak tersiksa, tidak merasa panas, tidak terbakar, masih bisa bebas keluar masuk neraka dan dunia, sebab Tuhan masih memberi kuasa itu, jadi iblis bisa berbuat sekehendak hatinya yg jahat.

Karena itu persiapkanlah diri saudara untuk siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus yg akan terjadi besok, sebab kedatangan Tuhan itu segera, saat kematian sesungguhnya juga merupakan kedatangan Tuhan bagi orang tersebut, dan tidak seorangpun yg tahu baik itu saat kematiannya atau saat kedatangan Tuhan Yesus yg ke 2, karena itu bersiaplah selalu setiap hari, jangan sampai hari Tuhan mendatangi saudara seperti pencuri, hal itu hanya berlaku bagi orang yg tidak percaya dan tidak bersiap sedia saja.

Bacalah alkitab saudara setiap hari dan mintalah Tuhan Roh Kudus untuk menuntun hidup saudara supaya mentaati semua kebenaran yg tertulis didalamnya, sehingga pada saatnya saudara nanti menghadap tahta pengadilan Allah saudara didapati tidak bercacat cela dan nama saudara tertulis dalam kitab kehidupan oleh sebab pengorbanan Tuhan Yesus di Kalvari yg sudah menghapus semua dosa saudara, dan pada akhirnya saudara diperbolehkan memasuki dan tinggal selamanya di dalam kota kudus bersama-sama dengan Allah.

Sabtu, 13 Juli 2013

KESALAHAN DASAR BANYAK PENGAJAR


Suatu ketika, seorang pendeta mengajar kelas pemuridan yang diikuti seluruh jemaat. Ia mengutip firman Tuhan Yesus yang berkata: "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku." (Yoh. 14:15)

Setelah membaca ayat itu, si pengajar lalu mulai mengajar: "Jadi karena itu, kalian harus melakukan perintah-perintah Tuhan."

Jemaat bertanya: "Apa-apa saja perintah Tuhan, Pak?"

Pertanyaan itu segera mendapat jawaban: "Kau harus begini, begini, begini dan begini. Kau harus melakukan ini, ini, ini dan ini. Pokoknya semua yang disebutkan dalam Alkitab, kau harus lakukan semua itu!"

Jemaat bertanya lagi: "Pak, bagaimana kalau semua itu tidak dilakukan?"
Pak Pengajar menjawab: "Jangan harap kalian akan selamat!"

Ketika jemaat membaca Alkitab mereka, dalam hati mereka mulai mengeluh: "Sulit sekali ikut Tuhan...."

Maka tumbuhlah di hati mereka akar sungut-sungut, akar tawar hati, akar kepahitan, akar jiwa yang gemar menghakimi saudaranya yang berdosa, akar kesombongan rohani, akar Farisi, akar kesesatan.

Mereka mulai mengerjakan perintah-perintah Tuhan, tetapi roh mereka tidak memancarkan sukacita. Wajah mereka terlihat muram dan mudah sekali marah pada orang luar. Mereka berjalan seperti orang-orang Farisi yang mencibir jijik pada orang-orang berdosa yang dtemuinya. Mereka mulai memerintahkan orang bertobat tapi sambil mengancam. Injil yang mereka usung penuh pengancaman dan pengutukan. Mereka dikuasai ketakutan dan teror rohani, sehingga yang keluar dari lidah mereka saat mengajar juga teror rohani.

Bagaimana semua itu bisa terjadi sementara mereka sedang mengerjakan firman? Itu karena mereka berangkat dari pemahaman dasar yang salah. Ketika mereka membaca ayat di atas, yang menjadi fokus mereka adalah "menuruti segala perintah-Ku".

Tetapi sejak hari ini, anda harus mengerti apa yang menjadi fokus Tuhan dalam firman-Nya itu. Fokus Tuhan ialah: "Kasihilah Aku."

"Kasihilah Aku. Kasihilah Aku. Kasihilah Aku," itulah yang sedang Yesus katakan. "Dan kalau kamu mengasihi Aku, kamu pasti dengan penuh sukacita menuruti perkataan-KU."

Sewaktu saya masih lajang dulu, mendiang ayah saya punya usaha kolam lele dumbo di belakang rumah. Setiap pagi dan sore, saya pasti sepenuh antusias menyibukkan diri di kolam-kolam itu. Saya tatap ikan-ikan itu. Jika mereka sehat-sehat, gembiaralah hati saya. Jika ada yang terlihat sakit, gundahlah hati saya. Saya memberi makan ikan-ikan itu sambil tertawa-tawa gembira melihat kerakusan mereka. Saya bersihkan kolam dari tumbuhan-tumbuhan liar maupun sampah. Saya tergerak sendiri mengganti air kolam pada harinya, dan lain sebagainya.

Saya tidak pernah menuntut jam istirahat maupun gaji dari ayah saya. Semua itu saya kerjakan dengan penuh sukacita.

Tetapi ada pula seorang buruh. Dia mengerjakan juga pekerjaan-pekerjaan yang saya kerjakan itu. Tapi tidak antusias. Tidak berasal dari hatinya. Ketika ayah saya tidak ada, dia pergi duduk-duduk dan tidur. Ketika ayah saya datang, dia pura-pura semangat. Ikan-ikan itu sehat, dia tidak gembira. Ikan-ikan itu mati, dia pun tidak bersedih. Dia sangat peduli dengan jam istirahat. Satu-satunya yang memenuhi hatinya adalah: upahku, upahku, upahku.

Saya dan buruh itu sama-sama mengerjakan segala kesibukan di kolam itu. Tapi kenapa sikap kerja kami berbeda?

Karena saya mengasihi ayah saya, dia mengasihi dirinya sendiri. Saya terjun ke kolam itu karena kasih dan bangga akan ayah. Dia terjun kesitu karena DIA HARUS BEKERJA.

Saudara,
Ketika anda tidak mengasihi Tuhan, anda memang masih dapat mengerjakan perintah-perintah-Nya, tetapi dengan roh ketakutan, roh yang muram, roh yang menyimpan sungut-sungut.
Tetapi ketika anda mengasihi Tuhan, anda akan menganggap semua perintah itu sebagai kegemaran, kesukaan, dan kebahagiaan.

Maka: "Kasihilah AKu," kata Tuhan kita. Kasih karunia-Nya menyertai saudara.

Sumber: FB