Minggu, 22 Mei 2016

BATAS BATAS RUMAH TUHAN


Tuhan Yesus memberitahukan kepada kita hal itu ketika dia berkata kepada perempuan Samaria:

Yohanes 4:20  Nenek moyang kami menyembah di atas gunung ini, tetapi kamu katakan, bahwa Yerusalemlah tempat orang menyembah."
21  Kata Yesus kepadanya: "Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
23  Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Yohanes 4:24  Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran

Tuhan memberitahukan bahwa Rumah Tuhan tempat orang datang menyembah bukan lagi di Yerusalem atau tempat lain tapi sudah di pindah dalam roh dan kebenaran.

Artinya Rumah Tuhan tidak lagi dibatasi oleh tempat atau ruang, tapi sudah di pindah ke dalam roh yaitu roh ketaatan akan kebenaran. Saudara bisa ada dimana saja dalam dunia ini tapi saudara tetap berada dalam Rumah Tuhan bila saudara tetap taat dan hidup benar kepada Tuhan.

Sebaliknya walau saudara setiap hari ada dalam gedung gereja untuk beribadah kepada Tuhan tapi bila roh saudara tidak taat dan tidak hidup benar dihadapan Tuhan sesungguhnya saudara sudah berada DILUAR Rumah Tuhan atau diluar penyertaan Tuhan.

Kamis, 05 Mei 2016

TUHAN YG MENETAPKAN KESELAMATAN


Ada pertanyaan, apakah keselamatan seseorang itu ditentukan oleh dirinya sendiri dengan jalan percaya atau tidak percaya kepada Yesus ?

Jawabannya: "Tuhanlah yang menetapkan keselamatan dan kebinasaan seseorang". Inilah uraian panjangnya.

Tuhan sudah menetapkan orang yg percaya Yesus untuk hidup kekal, sedangkan yg menolak Yesus harus binasa kekal.

Yang menentukan untuk selamat adalah Tuhan melalui proses ketika seseorang mendengarkan Injil, respon orang itu mempengaruhi proses penetapan Tuhan.

Pada jaman perjanjian lama nama Yesus belum dipakai Tuhan, tapi Dia sudah ada bersama Bapa, Dia memakai nama Yahwe, Elohim, Eli, Eloi, dll. Orang yang percaya kepada Elohim sama dengan kita yg percaya kepada Yesus, pasti diselamatkan.

Yohanes 1:18  Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya.

Yohanes 6:46  Hal itu tidak berarti, bahwa ada orang yang telah melihat Bapa. Hanya Dia yang datang dari Allah, Dialah yang telah melihat Bapa.

Dua ayat diatas menyatakan bahwa "tidak seorangpun pernah melihat/bertemu Bapa" itulah buktinya bahwa yg ditemui para nabi perjanjian lama bukanlah Bapa tapi Yesus. Dan setiap orang yg sudah melihat/bertemu Yesus sudah pula bertemu Bapa, itulah ajaibnya Tuhan.

Terhadap orang yg dibelenggu oleh ilah jaman ini, salah satunya adalah agama dan adat, maka orang akan kesulitan untuk mendengar Injil, tetapi Tuhan tidak bisa dihalangi, Tuhan menembus agama, adat, bahasa, bangsa, melalui cara yang ajaib, salah satunya adalah mimpi ilahi.
Tuhan juga membantu orang untuk mengambil keputusan penting yg menentukan hidup kekalnya melalui Roh Kudus.
Contoh: Tuhan memberikan mimpi tentang Yesus di negara-negara Arab.

Roma 8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

Tetapi bila ada orang yg menolak Injil, Tuhan masih memberi sedikit kesempatan lagi supaya orang berubah pikiran, bila kesempatan yg diberikan telah habis dan orang itu tetap mengeraskan hati maka Tuhan menentukan orang itu untuk dibinasakan.
Contoh: Firaun mengeraskan hati, lalu Tuhan mengeraskan hati Firaun.

Keluaran 7:13  Tetapi hati Firaun berkeras, sehingga tidak mau mendengarkan mereka keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN.

Firaun terus mengeraskan hati sampai 6x
1. Tongkat jadi ular
2. Air menjadi darah-Nya
3. Tulah katak
4. Tulah nyamuk, ini diakui oleh para dukun bahwa hanya Tuhan yg sanggup melakukan
5. Tulah lalat pikat
6. Wabah sampar pada ternak mesir

Mulai tulah ke 7 Tuhan yg mengeraskan hati firaun
7. Tulah bisul/barah
Kel 9:11  sehingga ahli-ahli itu tidak dapat tetap berdiri di depan Musa, karena barah-barah itu; sebab ahli-ahli itupun juga kena barah sama seperti semua orang Mesir.
12  Tetapi TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga ia tidak mendengarkan mereka seperti yang telah difirmankan TUHAN kepada Musa.

Keselamatan ditawarkan Tuhan untuk dipilih oleh semua orang, supaya tidak ada seorangpun yg binasa, tapi yg menentukan tetap Tuhan.

Orang yg telah menerima Yesus dan setia mengikut Dia sampai akhir, maka orang itu adalah orang pilihan Tuhan. Dalam hal ini berlaku sekali selamat tetap selamat.

Ada juga orang yg menolak untuk percaya, bahkan menjadi penganiaya orang percaya yang ditangkap Tuhan dan ditetapkan Tuhan untuk diselamatkan. Ini kasus khusus, tidak semua orang mengalami.
Contoh: Saulus.

Sebaliknya ada pula orang yg percaya tapi tidak taat kepada Tuhan, setelah diperingatkan beberapa waktu akhirnya ditetapkan Tuhan untuk binasa.
Contoh: Yudas Iskariot

Tidak ada seorangpun yg sebelum diciptakan Tuhan sudah ditentukan untuk binasa, sebab Tuhan tidak berkenan kepada kebinasaan orang fasik, tetapi Tuhan membantu orang fasik, dengan pertolongan Roh Kudus, untuk memilih hidup kekalnya didalam Yesus.

Yehezkiel 18:23  Apakah Aku berkenan kepada kematian orang fasik? demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bukankah kepada pertobatannya supaya ia hidup?

Yehezkiel 33:11  Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku tidak berkenan kepada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu dari kelakuannya supaya ia hidup. Bertobatlah, bertobatlah dari hidupmu yang jahat itu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel?

Dan tidak ada seorangpun yg sebelum diciptakan Tuhan sudah ditentukan untuk selamat tanpa menilai pilihan iman dan perbuatan hidup orang itu.

Yang telah ditentukan Tuhan sebelum penciptaan bumi adalah orang-orang pilihan pasti selamat bila tetap setia kepada Yesus, sedangkan orang yg tidak setia atau yg menolak telah ditentukan untuk binasa.

Efesus 1:4  Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

Harapan saya tidak ada lagi orang yg dibingungkan dengan pernyataan:
  1. Sekali selamat tetap selamat.
  2. Ada orang yg sudah ditentukan untuk binasa bahkan sebelum orang itu dilahirkan.
  3. Ada orang yang dipilih dan ada yg tidak dipilih.
  4. Siapa yang menetapkan keselamatan seseorang.

Minggu, 24 April 2016

BERPENGHARAPAN DIATAS MASALAH


Tuhan mengajar bagaimana caranya tetap mempunyai pengharapan dan damai sejahtera diatas masalah-masalah kita. Kita akan belajar dari Hagar istri Abraham.

Kejadian 21
9 Pada waktu itu Sara melihat, bahwa anak yang dilahirkan Hagar, perempuan Mesir itu bagi Abraham, sedang main dengan Ishak, anaknya sendiri.
10  Berkatalah Sara kepada Abraham: "Usirlah hamba perempuan itu beserta anaknya, sebab anak hamba ini tidak akan menjadi ahli waris bersama-sama dengan anakku Ishak."

Masalah itu dimulai ketika Ishak bermain bersama kakaknya yaitu Ismael, tetapi Ismael mengganggu Ishak dan hal itu diketahui ibu Sara.

FAYH
9 Tetapi, ketika Sara melihat Ishak diganggu oleh Ismael, putra Abraham dari Hagar, perempuan Mesir itu,

BIS
9 Pada suatu hari, Ismael, anak Abraham dan Hagar wanita Mesir itu, sedang bermain-main dengan* {bermain-main dengan atau memperolok-olokkan. } Ishak, anak Sara.* {Beberapa terjemahan kuno: Ishak, anak Sara. }

Maka Sara minta kepada suaminya supaya Ismael dan ibunya diusir, tentu saja Abraham sebagai bapa sangat sedih dan sebal.

11  Hal ini sangat menyebalkan Abraham oleh karena anaknya itu.
12  Tetapi Allah berfirman kepada Abraham: "Janganlah sebal hatimu karena hal anak dan budakmu itu; dalam segala yang dikatakan Sara kepadamu, haruslah engkau mendengarkannya, sebab yang akan disebut keturunanmu ialah yang berasal dari Ishak.

Ketika Abraham berdoa menyampaikan masalah ini kepada Tuhan, ternyata Tuhan membela Sara sebab Tuhan juga mempunyai rencana terhadap Ismael.

13  Tetapi keturunan dari hambamu itu juga akan Kubuat menjadi suatu bangsa, karena iapun anakmu."
14 ¶  Keesokan harinya pagi-pagi Abraham mengambil roti serta sekirbat air dan memberikannya kepada Hagar. Ia meletakkan itu beserta anaknya di atas bahu Hagar, kemudian disuruhnyalah perempuan itu pergi. Maka pergilah Hagar dan mengembara di padang gurun Bersyeba.

Saya tidak bisa membayangkan perpisahan keluarga yg tragis ini, sebab Ismael dan ibunya hanya diberi bekal makanan dan air secukupnya, kemudian disuruh pergi begitu saja tanpa diberi warisan yg lain lagi. Mungkin kalau ini terjadi di indonesia ibu Hagar bisa lapor komnas HAM dan jadi berita ramai, sebab Abraham pada masa itu setingkat dengan konglomerat jaman ini, bahkan hampir setingkat raja sebuah kota.

15  Ketika air yang dikirbat itu habis, dibuangnyalah anak itu ke bawah semak-semak,
16  dan ia duduk agak jauh, kira-kira sepemanah jauhnya, sebab katanya: "Tidak tahan aku melihat anak itu mati." Sedang ia duduk di situ, menangislah ia dengan suara nyaring.



Menghadapi masalah ini tentu Hagar teringat perjumpaannya dahulu dengan Tuhan ketika dia minggat/lari dari Sara.

17  Allah mendengar suara anak itu, lalu Malaikat Allah berseru dari langit kepada Hagar, kata-Nya kepadanya: "Apakah yang engkau susahkan, Hagar? Janganlah takut, sebab Allah telah mendengar suara anak itu dari tempat ia terbaring.
18  Bangunlah, angkatlah anak itu, dan bimbinglah dia, sebab Aku akan membuat dia menjadi bangsa yang besar."
19  Lalu Allah membuka mata Hagar, sehingga ia melihat sebuah sumur; ia pergi mengisi kirbatnya dengan air, kemudian diberinya anak itu minum.
20  Allah menyertai anak itu, sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.
21  Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.

Tuhan itu setia, Dia telah memberi nama Ismael yg artinya Allah mendengar, maka Tuhan datang memberi jalan keluar dari masalah dan bukan hanya itu Tuhan juga menggenapi janjinya kepada Abraham tentang Ismael, sekarang ini siapakah yg dapat menghitung keturunan Ismael yg sangat banyak itu ?

Jadi supaya tetap memiliki pengharapan dan damai sejahtera didalam masalah, baik itu kecil maupun besar, jawabannya adalah harus bertemu dengan Tuhan sendiri. Untuk bertemu dengan Tuhan saudara harus tahu cara yang Tuhan mau, Tuhan tidak mau orang menemui Dia dengan cara lain, Dia hanya mau ditemui melalui Yesus saja.

Setelah saudara melalui jalan percaya atau iman kepada Yesus saudara juga harus melakukan petunjuk dan perintah Tuhan yg ada tertulis dalam Alkitab. Dengan mempelajari Alkitab maka pengenalan saudara terhadap Tuhan akan bertambah.

Untuk berbicara dengan Tuhan saudara bisa minta tolong kepada Roh Kudus didalam doa. Roh Kudus ini atas kemurahan Tuhan sudah datang untuk menolong dan menyertai saudara pada waktu percaya kepada Yesus. Roh Kudus ini adalah Roh Allah sendiri.

Bila Tuhan sudah memberikan janji kepada saudara maka pasti janji itu akan dilaksanakan Tuhan, tidak akan ada seorangpun atau apapun juga yang dapat menghalangi Tuhan.