Kamis, 01 November 2018

BERIKANLAH KAMI MAKANAN YANG SECUKUPNYA


Apakah saudara hafal doa Bapa Kami yang diajarkan oleh Tuhan Yesus ? Kalau iya tentu saudara tidak asing lagi dengan permintaan makanan di ayat ini:

Matius 6:11  Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya

Ada orang yang berpikir, mengapa hanya minta yang secukupnya ? Mengapa tidak minta yang berlimpah sekalian sehingga kalau perlu tidak akan habis dimakan seumur hidup.

Untuk itu saudara harus mengetahui ukuran secukupnya menurut Tuhan.

Matius 14:15  Menjelang malam, murid-murid-Nya datang kepada-Nya dan berkata: "Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa."
16  Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan."
17  Jawab mereka: "Yang ada pada kami di sini hanya lima roti dan dua ikan."
18  Yesus berkata: "Bawalah ke mari kepada-Ku."
19  Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Dan setelah diambil-Nya lima roti dan dua ikan itu, Yesus menengadah ke langit dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak.
20  Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh.
21  Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.

Ukuran secukupnya itu adalah 5 roti dan 2 ikan dimakan 5.000 orang lebih tidak habis, karena mereka semua sudah kekenyangan dan masih ada sisa roti 12 bakul penuh. HALELUYAH, bukankah itu sudah melimpah menurut pandangan kita ?

Dan Tuhan Yesus memberi contoh lagi tentang "secukupnya".

Matius 15:32  Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu. Sudah tiga hari mereka mengikuti Aku dan mereka tidak mempunyai makanan. Aku tidak mau menyuruh mereka pulang dengan lapar, nanti mereka pingsan di jalan."
33  Kata murid-murid-Nya kepada-Nya: "Bagaimana di tempat sunyi ini kita mendapat roti untuk mengenyangkan orang banyak yang begitu besar jumlahnya?"
34  Kata Yesus kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" "Tujuh," jawab mereka, "dan ada lagi beberapa ikan kecil."
35  Lalu Yesus menyuruh orang banyak itu duduk di tanah.
36  Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti dan ikan-ikan itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya, lalu murid-murid-Nya memberikannya pula kepada orang banyak.
37  Dan mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa, tujuh bakul penuh.
38  Yang ikut makan ialah empat ribu laki-laki, tidak termasuk perempuan dan anak-anak.

Tujuh roti dan beberapa ikan kecil cukup dimakan oleh 4.000 orang lebih dan masih ada sisa roti 7 bakul penuh, itulah secukupnya menurut ukuran Tuhan.

Tapi Tuhan Yesus tidak suka bila orang hanya mengejar berkatNya saja, Dia pernah berkata kepada orang-orang itu: "Kamu tidak mencari Aku, sesungguhnya kamu hanya mencari roti gratis supaya kenyang". (Yoh 6:26)

Rabu, 10 Oktober 2018

APAKAH ALKITAB ITU SUCI ?


Pertanyaan itu sering diajukan oleh orang yang tidak percaya, bagi mereka kitab suci itu isinya harus suci semuanya, sedangkan alkitab selain berisi firman Tuhan juga berisi perbuatan dosa dari manusia bahkan para nabi. Ada pula sebagian yang dianggap porno oleh mereka terutama kitab kidung agung.

Untuk itu marilah kita lihat dulu apa artinya alkitab ? dan mengapa Dinamai AL-KITAB??

Menurut kata orang di internet:
Bibel artinya kumpulan kitab-kitab. Kata Bibel berasal dari bahasa Yunani “Biblia” (jamak, buku-buku). Istilah Bible di Indonesia diganti dengan Alkitab yang diartikan “tulisan-tulisan”. Bibel yang diakui namanya “kanonik”, sedang yang tidak diakui atau tidak boleh dibaca oleh orang Kristen disebut “apokripa”. Ada Bibel yang tidak diakui oleh Protestan tetapi diakui oleh Katolik namanya “deuterokanonika”.

Kata orang Kristen, Bibel adalah wahyu Allah kepada manusia yang terdiri dari 66 buku yang disatukan dan membentuk satu buku. 22 buku dari Bibel itu adalah sebagian besar berisi sejarah, 21 buku sebagian besar nubuatan, 21 dalam bentuk surat, dan 2 kebanyakan mengenai syair.

Bibel paling sedikit ditulis 30 orang pengarang yakni para raja, petani, ahli hukum, jendral, nelayan, pendeta, para imam, pemungut cukai, dokter, beberapa orang kaya dan beberapa orang miskin, dalam kurun waktu lebih dari 1600 tahun. ( Penuntun Dasar Untuk Pemahaman Alkitab, oleh Harold E. Metcalf, Evangelis, Pendeta, Pengarang. Atlanta, Georgia, hal 7) Istilah Bibel untuk dinegara-negara yang penduduknya Islam sering diganti dengan kata “Alkitab“.

Lalu apakah namanya menurut tulisan dalam alkitab sendiri ?

2 Timotius 3:16  Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

Jadi alkitab itu adalah kumpulan tulisan (kitab) pelajaran dan pedoman kebenaran dari Tuhan untuk manusia.

Untuk menyingkat nama yang panjang itu maka diambil nama depan saja yaitu kumpulan tulisan (alkitab)

Maka tentu saja isinya tidak semuanya suci, ada contoh perbuatan dosa besar dan mengerikan tertulis dalam alkitab beserta dengan hukuman yang diakibatkannya, supaya menjadi pelajaran bagi umat manusia baik yang mau percaya atau tidak bahwa setiap dosa pasti ada hukumannya.

Dan yang paling indah adalah alkitab telah mengumumkan bahwa ada jalan keluar dari dosa, ada jalan keselamatan, yaitu khusus bagi mereka yang percaya kepada Kristus.

Minggu, 05 Agustus 2018

ALKITAB BUKU ATAU ELEKTRONIK


Hanya di jaman akhir ini saja orang percaya mendapat banyak kemudahan untuk memiliki kitab suci yaitu Alkitab, dibandingkan dengan jaman para rasul dulu.

Saat ini telah tersedia Alkitab beserta alat bantu seperti konkordansi, kamus, peta, tafsir, dan lain sebagainya dalam bentuk buku dan elektronik (didalam android dan komputer).

Dengan semakin meningkatnya penggunaan Alkitab elektronik maka makin banyak pula reaksi pro dan kontra terhadapnya. Sebagian orang mengatakan Alkitab buku lebih sah dibanding yg elektronik, walaupun lebih berat bobotnya tapi tidak mudah dirubah (disesatkan) isinya.

Sebagian lagi mengatakan Alkitab elektronik lebih praktis karena lebih mudah dibawa, sudah lengkap dengan bermacam versi Alkitab ditambah dengan alat bantu yang lengkap dan dengan harga yang gratis pula, walau sangat tergantung dari baterai dan listrik.

Saya yang mendengar polemik itu mencoba bertanya dalam doa kepada Tuhan, saya ingin tahu apa pendapatNya. Di luar dugaan Tuhan menjawab dengan segera di dalam hati saya.

Alkitab yang baik menurut Tuhan itu bukan hanya keduanya saja, tapi ada di ayat bawah ini.

2 Korintus 3:3  Karena telah ternyata, bahwa kamu adalah surat Kristus, yang ditulis oleh pelayanan kami, ditulis bukan dengan tinta, tetapi dengan Roh dari Allah yang hidup, bukan pada loh-loh batu, melainkan pada loh-loh daging, yaitu di dalam hati manusia.

Alkitab yang Tuhan kehendaki itu bukan ditulis dengan tinta, baik tinta cetak atau elektronik, tapi ditulis dengan Roh Allah yg hidup. Dan media tulisnya bukan kertas atau elektronik tapi didalam hati dan pikiran manusia.

Dan tidak berhenti sampai bentuk tulisan saja tapi harus dilanjutkan dengan dilakukan tepat seperti yang dikehendaki Tuhan, seperti yang tertulis di ayat bawah ini.

Yakobus 1:22  Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

Jadi Tuhan ingin Alkitab itu tidak hanya berbentuk buku atau elektronik saja, tapi dilanjutkan dengan Alkitab yang tertulis dalam hati dan pikiran orang percaya, supaya dapat selalu direnungkan, diperkatakan dan dilakukan dengan hati-hati tepat seperti apa yang tertulis dalam Alkitab itu.